MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam hal ini Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr Richard Sualang (AARS) memberikan perhatian untuk awak media yang kesehariannya melakukan peliputan di Pemkot Manado.
Perhatian AARS tersebut dibuktikan dengan terselenggaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda untuk 18 orang anggota Aliansi Pers Manado (APM) yang dilaksanakan di Ruang Tolu Pemkot Manado, Rabu (25/06/25).
Wali Kota Manado Andrei Angouw melalui Wakil Wali Kota dr Richard Sualang saat membuka kegiatan tersebut mengatakan ini adalah sebagai tanggung-jawab Pemkot Manado sebagai mitra dengan pers dengan meningkatkan profesionalitas dari para kawan-kawan awak media.
“Tentu salahsatu bagian peningkatan profesionalitas di profesi yaitu dengan melaksanakan UKW. Diseluruh Indonesia profesi apapun sudah harus ada sertifikasi atau uji kompetensi termasuk juga profesi wartawan harus mengikuti UKW,” terang Sualang.
Ditegaskan Sualang, ini sudah menjadi bagian komitmen Pak Wali Kota Andrei Angouw dan dirinya Wakil Wali Kota supaya dalam pemerintahan kemitraan dengan pers Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjalankan profesi kewartawanan ini sudah harus ditingkatkan.
“Sebenarnya ini saya sudah sampaikan ke Kadis Kominfo Erwin Kontu kalau perlu 1 tahun 2 kali untuk melaksanakan UKW dengan berbagai tingkatan MUDA. MADYA dan UTAMA. Ini sangat penting karena dalam menjalankan pemerintahan di Kota Manado ini media itu adalah mitra strategis,” terangnya.
Lanjut Wawali, Kota Manado dalam perkembangannya baik secara wilayah maupun jumlah penduduk. Kemudian untuk pencapaian pembangunan ini yang pasti seluruh masyarakat Kota Manado harus terinformasi dan pastinya diperlukan mitra yaitu pers Jadi pers ini harus menjalankan profesinya untuk menyampaikan ke masyarakat Kota Manado.
“Saat ini kita sudah lebih condong ke digitalisasi dan mau tidak mau teman-teman pers ini harus menyesuaikan dengan perkembangan digitalisasi. dan saya rasa proses adaptasinya sangat cepat dan pers adalah salahsatu bidang yang sangat mampu beradaptasi dengan era digitalisasi, apalagi penduduk Kota Manado saat ini sudah diangka 465 ribu jiwa dan ini adalah target kita untuk terinformasi semua program pembangunan di Kota Manado,” tandasnya.
Menurut Wawali, UKW ini adalah tantangan untuk meningkatkan profesionalitas agar bisa setara dalam kualitas, kuantitas berita agar bisa menasional.
“Ini adalah tujuan dari kami Pemkot Manado agar kemitraan dengan pers bisa terjalin dengan baik dan dinamis, artinya kami juga perlu koreksi-koreksi dalam menjalankan roda pembangunan, untuk kami berharap UKW ini bisa berjalan baik dan menghasilkan pers yang berkompeten,” pungkasnya.
Diketahui. UKW ini bisa terlaksana berkat kolaborasi Dinas Kominfo dengan lembaga uji kompetensi Pikiran Rakyat. Dewan Pers dan PWI Sulut sebagai pendamping.
Nampak hadir 3 tim penguji untuk 3 kelas yaitu Merson Simbolon, Revani dari Pikiran Rakyat dan Muhamad Iqbal dari PWI Pusat.
Hadir juga Kadis Kominfo Erwin Kontu, Kabag Pemerintahan Sonny Takumansang, Kabag Organisasi tatalaksana (Ortal) Novly Siwi serta Kabid Jetti Mukuan dari Kominfo. (nny)
