MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero menandatangani perjanjian pinjaman daerah terkait perluasan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kota Manado.

Penandatanganan dilaksanakan di Aula Serbaguna, Pemkot Manado, Rabu (02/07/25) dan dihadiri oleh Dirut PT SMI Persero Renaldy Hermasyah, Direktur Pembiayaan Publik dan Pemgembangan Proyek PT SMI Faris Pranawa, Asisten Deputy Pengembangan BUMN Bina Infrastruktur dan Logistik, Kemenko Perekonomian Yuli Sri Wilanti, Dirut PT Bank SulutGo Revino Pepah, Dirut PD Pasar Lucky Senduk, Dirut PDAM Meiky Taliwuna, serta jajaran Pemkot Manado.

Wali Kota Manado Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan hubungan yang baik yang sudah terjalin antara Pemkot Manado dan PT SMI.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemkot Manado, terima kasih juga untuk pembiayaan terkait peningkatan jaringan air bersih di Kota Manado, tentu semua ini kita lakukan untuk masyarakat Kota Manado,” kata Angouw.

Lagi, menurut Angouw, dengan pembiayaan seperti ini pelayanan kepada masyarakat akan lebih ceoat. Contoh yang sudah dibiayai PT SMI adalah Pasar Bersehati. Seandainya waktu itu tidak ada pembiayaan dari PT SMI. Pemkot Manado juga bisa tapi 2 tahun kedepan baru bisa dinikmati masyarakat.

“Tapi dengan adanya pembiayaan dari PT SMI sudah 2 tahun masyarakat Kota Manado menikmati pasar yang nyaman. Sama seperti RSUD tanpa SMI, Pemkot juga bisa tapi mungkin 2 tahun kedepan baru bisa dinikmati masyarakat. Nah sekarang sudah 2 tahun masyarakat menerima manfaatnya, otomatis sudah banyak nyawa yang diselamatkan. Mungkin nyawa-nyawa tersebut tidak bisa diselamatkan seandainya 2 tahun lagi baru RSUD itu beroperasi,” terangnya.

Ditegaskan orang nomor satu di Kota Manado tersebut, seperti saat ini terkait perlyasan SPAM, Pemkot Manado juga bisa dari pembiayaan sendiri tapi mungkin nanti 5 tahun kedepan baru dinikmati masyarakat.

“Tentu dengan adanya pembiayaan dari PT SMI semua bisa lebih cepat dan tentu ini kita akan gunakan sebaik-baiknya dengan se transparan mungkin kita lalukan dan terpenting lagi semua ini kita lakukan untuk masyarakat Kota Manado, terima kasih buat support dari PT SMI, Kemenko Perekonomian serta BSG. Berharap semua yang kita lakukan ini bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sementara, Dirut PT SMI Persero Renaldy Hermasyah mengatakan ini adalah upaya penting dalam usaha bersama untuk menyediakan infrastruktur pelayanan dasar yang berkualitas, inklusive dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“PT SMI merasa bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan di Kota Manado, kali ini melalui pemberian fasilitas pinjaman daerah untuk mempeluas proyek SPAM di Kota Manado. Kami melihat perluasan proyek SPAM di Kota Manado merupakan langkah strategis dalam meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan air bersih terutama di wilayah yang selama ini belum terjangkau,” jelasnya.

Melalui pinjaman daerah ini senilai 80 Miliar kami yakin bahwa proyek SPAM di Kota Manado dapat mempeluas kapasitas pelayanan hingga mencapai target sekitar 80 Persen sambungan rumah tangga pada tahun 2029.

Tentu hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak untuk masyarakat.

“Terima-kasih untuk Pemkot Manado atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin, terima-kasih juga para pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan proyek ini hingga mencapai tahapan kesepakatan. Apresiasi juga buat Bank Sulut Go yang juga turut berperan dalam mendukung kelancaran proses pembiayaan proyek ini sebagai mitra strategis dalam pengelolaan keuangan daetah yang akuntabel dan transparan,” pungkasnya.

Sementara, Deputy Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian diwakili Asisten Deputy Pengembangan BUMN Bina Infrastruktur dan Logistik Yuli Sri Wilanti menambahkan bahwa ini adalah suatu langkah yang sangat baik,untuk itu apresiasi buat pak walikota.
“Ini adalah terobosan untuk kali ketiga. Karena sebelumnya sudah dilakukan kerjasama dalam hal pinjaman daerah dengan SMI, yang pertana RSUD, Pasar Bersehati dan yang ketiga ini adalah untuk SPAM,” terangnya.

Penandatangan Perhanjian pinjaman daerah dilakukan oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faris Pranawa, Direktur Utama PT SMI Renaldy Hermansyah,
Sedangkan penandatangan Perjanjian Dana Cadangan Kewajiban dilakukan oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw, Dirut PT SMI Renaldy Hrmansyah dan Dirut PT Bank SulutGo Dirut Revino Pepah. (adve/lipsus)
