Indosat Ooredoo Hutchison Gandeng Nokia, Tekan Konsumsi Energi Jaringan dengan Teknologi Berbasis AI

Ekonomi, Ekonomi1081 Dilihat

Katabrita – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, bekerja sama dengan Nokia dalam mengimplementasikan solusi Nokia Energy Efficiency, bagian dari teknologi Autonomous Networks, guna menekan konsumsi energi dan emisi karbon di jaringan radio (RAN) Indosat di seluruh Indonesia.

Melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan algoritma machine learning, solusi ini mampu menganalisis lalu lintas data secara real-time dan secara otomatis menonaktifkan perangkat radio saat trafik rendah. Fitur intelligent thermal management yang disematkan juga membantu mengurangi penggunaan energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung langkah Indosat dalam menjalankan bisnis yang lebih ramah lingkungan.

Solusi hemat energi ini tersedia dalam bentuk layanan Software-as-a-Service (SaaS), yang tidak hanya memangkas investasi awal, tetapi juga menyederhanakan proses operasional. Dengan waktu implementasi yang cepat, teknologi ini memberikan dampak nyata hanya dalam hitungan minggu.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen Indosat dalam mempercepat transformasi menjadi perusahaan teknologi berbasis AI (AI TechCo), melalui integrasi otomatisasi, kecerdasan jaringan, serta infrastruktur digital yang lebih hijau dan inklusif.

“Seiring meningkatnya konsumsi data, tanggung jawab kami dalam mengelola sumber daya pun semakin besar. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami terhadap inovasi dan keberlanjutan, dengan memanfaatkan AI untuk meningkatkan kinerja jaringan sekaligus mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon,” ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Sebagai pelopor efisiensi energi, Indosat sebelumnya telah meraih sertifikasi ISO 50001, menjadikannya operator pertama di Asia Tenggara dengan sistem manajemen energi bersertifikasi global. Teknologi hemat energi berbasis AI yang telah diimplementasikan terbukti berhasil menekan konsumsi energi, dan kini akan diterapkan lebih luas di jaringan RAN Indosat, termasuk di wilayah Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Timur.

Henrique Vale, VP for Cloud and Network Services APAC Nokia, mengatakan bangga dapat mendukung perjalanan Indosat menuju operasional yang lebih berkelanjutan.

“Solusi kami dirancang untuk mengoptimalkan efisiensi energi tanpa mengorbankan performa jaringan.” kata Henrique Vale, VP for Cloud and Network Services APAC Nokia.

Teknologi ini merupakan bagian dari Autonomous Networks Fabric milik Nokia, sistem jaringan cerdas yang mengintegrasikan berbagai perangkat secara otomatis dan aman. Dengan dukungan Agentic AI, jaringan dapat dipantau dan disesuaikan secara real-time untuk memastikan kinerja maksimal dan pengalaman pelanggan yang andal.

Sebagai bagian dari Autonomous Networks Fabric, teknologi Autonomous Networks Nokia memanfaatkan Agentic AI untuk memantau dan menganalisis jaringan secara real-time. Didukung analitik canggih dan sistem keamanan berlapis, teknologi ini membuat operator dapat mengelola jaringan dengan lebih efisien, mempercepat respons, dan meningkatkan keandalan pengalaman pengguna.

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *