Festival Kuliner Kemerdekaan 2025 di Manado Sukses, Catat Rekor Dunia dan Angkat UMKM

Ekonomi, Ekonomi, Sulut1524 Dilihat

Katabrita – Festival Kuliner Kemerdekaan 2025 resmi ditutup pada Rabu (3/9) 2025 malam di kawasan Megamas Manado.

Selama 20 hari sejak 15 Agustus, festival ini berhasil menyedot antusiasme ribuan masyarakat dan menjadi ajang kebersamaan dalam merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Beragam kegiatan dihadirkan untuk masyarakat, mulai dari Lomba Hias Kampung yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Manado, Lomba Line Dance bersama KORMI, Lomba Menulis Artikel, Lomba Reels Instagram, Fashion Show, hingga Lomba Mewarnai untuk anak-anak. Kreativitas warga dari berbagai kalangan usia menjadi warna tersendiri dalam kemeriahan festival.

Rekor Dunia Nasi Kuning Woka lewat QRIS

Salah satu puncak acara adalah kolaborasi bersama Bank Indonesia yang menorehkan pencapaian luar biasa, yakni pemecahan Rekor MURI sekaligus Rekor Dunia melalui penyajian dan pembagian 3.001 porsi nasi kuning daun woka. Uniknya, seluruh pembagian dilakukan menggunakan sistem transaksi digital QRIS seharga Rp80.

Selain itu, panitia juga membagikan 2.000 kupon makan senilai Rp25.000 yang bisa ditebus hanya dengan scan QRIS Rp80. Inovasi ini sekaligus mengedukasi masyarakat untuk semakin terbiasa menggunakan transaksi digital.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Ircham Taufik, menegaskan tujuan dari kolaborasi tersebut.

“Sebagai bank sentral, kami ingin bersinergi dengan masyarakat. Festival ini menjadi sarana mengenalkan transaksi digital agar lebih luas digunakan, termasuk mendorong 33 tenant kuliner untuk memakai QRIS,” jelasnya.

Festival tahun ini juga diramaikan oleh 33 tenant kuliner, sebagian besar berasal dari UMKM lokal. Mereka menghadirkan beragam sajian khas daerah hingga nusantara, mulai dari makanan tradisional Minahasa, jajanan nusantara, hingga kuliner kekinian.

Manajemen Megamas, Amelia Tungka, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UMKM. “Festival ini bukan hanya pesta kuliner, tetapi juga momentum memperkuat eksistensi UMKM agar semakin dikenal dan berkembang,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Manado turut memberikan dukungan penuh. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Manado, Atto Bulo, menegaskan bahwa festival ini memberikan manfaat yang luas.

“Pemerintah Kota Manado mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, serta masyarakat yang aktif menyukseskan acara ini. Festival ini bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga sarana menggali, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan kuliner khas daerah agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Festival Kuliner Kemerdekaan 2025 sukses berkat kerja sama lintas sektor. Panitia Megamas Group bersama De Gendis Event Organizer memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado, Bank Indonesia, Danapaint, Bank Syariah Indonesia, sponsor, media, para peserta lomba, tenant, serta seluruh masyarakat yang hadir.

“Tanpa sinergi banyak pihak, acara sebesar ini tidak mungkin berjalan sukses. Festival ini adalah hasil kerja sama dan kepedulian bersama,” tambah Amelia Tungka.

Selain menyajikan hiburan dan kuliner, festival ini juga menjadi momentum memperkuat rasa nasionalisme. Semangat kebersamaan tercermin dari partisipasi warga dalam lomba, kreativitas menghias kampung, hingga antusiasme bertransaksi digital di area festival.

Dengan semangat “Dirgahayu Republik Indonesia ke-80”, festival ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk kegiatan berikutnya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga berdampak nyata bagi perekonomian daerah.

 

 

(in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *