Indosat Ooredoo Hutchison dan Komdigi Perkuat Ekosistem Registrasi eSIM Digital Berbasis Biometrik

Ekonomi, Ekonomi1499 Dilihat

Katabrita – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia memperkenalkan sistem registrasi eSIM berbasis biometrik melalui kegiatan Live Biometric Demo di Gerai IM3 Jakarta. Inovasi ini menjadi langkah konkret Indosat dalam memperkuat pengalaman digital pelanggan yang lebih aman, nyaman, dan modern.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi RI, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan dukungan pemerintah terhadap penerapan teknologi biometrik dalam layanan telekomunikasi.

“Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat. Melalui sistem yang memenuhi standar keamanan, kami optimis ekosistem telekomunikasi nasional akan semakin mampu menjamin keamanan publik. Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi teknologi berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri,” kata Reski.

Melalui kegiatan bersama Komdigi ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur yang mendukung registrasi biometrik secara aman dan praktis. Sistem ini telah diimplementasikan secara bertahap di berbagai layanan pelanggan dan dirancang sesuai standar keamanan internasional ISO 30107-3. Proses digitalnya mencakup validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pengambilan foto wajah (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL. Dengan tingkat kecocokan mencapai minimal 95 persen, sistem ini diyakini mampu memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.

Selain menghadirkan registrasi biometrik, Indosat sejak Agustus 2025 juga memperkuat perlindungan pelanggan melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam. Kedua fitur ini mampu mendeteksi serta mencegah pesan dan panggilan berisiko secara real-time dengan dukungan teknologi AIvolusi5G integrasi kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G milik Indosat yang adaptif dan responsif.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Indosat dalam mendukung upaya pemerintah membangun ekosistem telekomunikasi yang aman, terpercaya, dan berdaya saing di era digital.

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *