MANADO – Hari pertama masuk kerja usai libur Natal dan Tahun baru Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang langsung turun lapangan bergabung dengan para penumpang Bus Trans Manado menuju Mapanget, Senin (05/01/26)

Hal tersebut dilakukan Wawali Richard Sualang untuk melihat langsung situasi dilapangan sekaligus pemantauan pelayanan transportasi publik tersebut kepada masyarakat di Kota Manado.
Dalam perjalanan, Wakil Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Jeffry Worang.

Saat berada di bus tersebut de Richard Sualang tampak berdialog langsung dengan para penumpang dan menyerap berbagai masukan terkait kenyamanan dan akses layanan bus.
Menurut Richard Sualang peninjauan tersebut dilakukan bertepatan dengan rencana kunjungannya ke Kantor Kecamatan Mapanget yang baru usai dibangun dan mulai digunakan.

Karena tempatnya menjadi lintasan jalur Bus Trans Manado, Sualang memilih mencoba langsung moda transportasi tersebut dari depan Kantor Wali Kota Manado menuju Mapanget.
“Hari ini saya merencanakan meninjau Kantor Kecamatan Mapanget yang baru selesai dibangun dan sudah digunakan. Bertepatan juga melewati jalur Bus Trans Manado, sehingga saya mencoba rute dari depan Kantor Wali Kota menuju Mapanget,” ujar Richard Sualang.

Kata Sualang, waktu tempuh perjalanan dinilai cukup efisien. Dengan kondisi lalu lintas yang relatif tidak padat, perjalanan dapat ditempuh sekitar 30 menit hingga tiba di tujuan.
“Saya kira cukup baik. Lalu lintas tidak terlalu padat dan sekitar 30 menit kita sudah sampai,” katanya.

Wakil Wali Kota juga mengamatit ingginya minat masyarakat memanfaatkan Bus Trans Manado, terutama saat perjalanan kembali menuju pusat kota.
“Dalam perjalanan balik ke Kantor Wali Kota, saya melihat cukup banyak masyarakat yang menggunakan bus ini dari Mapanget ke pusat kota,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah kota akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan Bus Trans Manado sebagai salah satu moda transportasi publik.

“Sosialisasi kepada masyarakat akan terus kita lakukan supaya mereka benar-benar memanfaatkan salah satu moda transportasi ini,” terangnya.
Meski demikian, Richard Sualang menekankan bahwa Bus Trans Manado bukan satu-satunya pilihan transportasi.

Masyarakat tetap memiliki berbagai alternatif moda angkutan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.
“Masih ada mikrolet yang saya lihat sudah mulai ramai beroperasi, ada ojek online, dan taksi konvensional yang juga masih beroperasi. Ini menjadi pilihan bagi masyarakat,” tandanya.

Untuk itu, Ia berharap uji coba Bus Trans Manado dapat berjalan aman dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Manado.
“Mudah-mudahan uji coba Trans Manado ini berjalan aman dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Richard.
Saat dialog dengan penumpang, Wakil Wali Kota juga menerima masukan terkait perlunya kejelasan rambu dan tanda berhenti bus di sejumlah titik, yang akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kota dan Dinas Perhubungan. (*)
