Katabrita– Perayaan Paskah Nasional 2026 di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado, menjadi panggung strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (BI Sulut) menghadirkan 15 UMKM binaan dalam kegiatan tersebut.
Beragam produk unggulan, mulai dari kuliner hingga produk kreatif, ditampilkan dan menjadi bagian dari pengalaman pengunjung yang memadati lokasi acara. Kehadiran UMKM ini tidak hanya meramaikan perayaan, tetapi juga membuka peluang peningkatan penjualan secara langsung.
Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, menegaskan bahwa keterlibatan UMKM dalam Paskah Nasional merupakan bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus mendorong konsumsi produk lokal,” ujarnya.
Tak hanya itu, kehadiran UMKM juga terintegrasi dengan sistem pembayaran digital QRIS, sehingga memudahkan transaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Hal ini sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital.
Dukungan BI Sulut terhadap UMKM ini menjadi bukti bahwa event berskala nasional dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dengan eksposur yang luas dan dukungan inovasi digital, UMKM binaan BI Sulut diharapkan mampu naik kelas serta menjangkau pasar yang lebih besar ke depan.
(*/in)
