MEDAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 resmi berlangsung di Grand City Hall, Medan, Sumatera Utara, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.
Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, forum tahunan ini menjadi momentum strategis bagi para kepala daerah untuk merumuskan langkah kolaboratif dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kegiatan Rakernas kali ini dirangkaikan dengan sejumlah agenda bergengsi, antara lain Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai kota di Indonesia.
Rangkaian acara ini dirancang tidak hanya sebagai wadah berbagi pengalaman dan inovasi, tetapi juga untuk memperkuat sinergi antarpemerintah kota dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.
Kehadiran Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Ketua TP PKK Irene Angouw-Pinontoan dalam forum nasional ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus mendorong kolaborasi lintas daerah.
Melalui partisipasi aktif di Rakernas APEKSI, Pemkot Manado berupaya mendukung perumusan kebijakan strategis guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin inovatif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Rakernas APEKSI adalah ruang penting untuk saling belajar dan bertukar gagasan. Kami berharap dapat mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain sekaligus berkontribusi dalam penguatan otonomi daerah,” ujar perwakilan Pemkot Manado terkait kehadiran di forum ini.
Dengan tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, Rakernas XVIII APEKSI 2026 diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan di tingkat lokal, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan kota-kota di Indonesia sebagai pilar kedaulatan bangsa.
