Wali Kota Andrei Angouw Paparkan Capaian Pembangunan di Depan Tim Bappenas, Manado Masuk Nominasi 5 Besar PPD 2026

Manado1144 Dilihat

MANADO – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Kota Manado Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan tim penilai dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI dan dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Manado Atto Bulo, S.H., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Ir. Marcos Kairupan, S.T., para Kepala SKPD, serta tim ekonomi Kota Manado.

Kota Manado berhasil masuk dalam nominasi lima besar tingkat kota pada Penilaian Dokumen PPD Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan pemaparan mengenai program-program unggulan dan capaian pembangunan Kota Manado yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

PDRB Tertinggi di Sulut, Kemiskinan Ekstrem Nol Persen
Wali Kota mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada Bappenas atas apresiasi terhadap kinerja Pemkot Manado. Ia menyoroti pencapaian ekonomi makro Kota Manado yang terus menunjukkan tren positif. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Manado tercatat naik sebesar 5,77% dengan pendapatan per kapita mencapai Rp124 juta, posisi tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara.

“Jadi fokus kita bagaimana PDRB per kapita ini semakin hari semakin tinggi sehingga kita berusaha bagaimana perputaran uang di Kota Manado semakin meningkat,” kata Wali Kota Andrei Angouw.

Ia menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah meningkatkan pendapatan masyarakat, mendorong lapangan kerja, sekaligus menekan biaya hidup. Kondisi perputaran ekonomi di Manado dinilai cukup menjanjikan dan menjadi kunci dalam menekan angka kemiskinan. Saat ini, kategori miskin ekstrem di Kota Manado telah mencapai nol persen berkat penanganan yang intensif dan terukur.

Infrastruktur dan Program Unggulan Dukung Kesejahteraan
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi, Pemkot Manado terus menggencarkan perbaikan infrastruktur. Wali Kota memaparkan sejumlah contoh nyata, seperti pemasangan lampu jalan untuk menerangi kota demi kenyamanan dan keamanan warga, pengoperasian Bus Manado sebagai moda transportasi publik yang nyaman, hingga penyediaan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain aspek fisik, pembangunan mental spiritual juga menjadi perhatian serius. Wali Kota menyebutkan adanya pemberian insentif bagi rohaniawan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan batiniah warga. “Insentif rohaniawan juga ikut kami sampaikan untuk kesejahteraan dan pembangunan mental spiritual warga,” ujarnya.

Dalam paparannya, Wali Kota juga merinci 15 program unggulan lainnya yang dirancang secara komprehensif untuk mewujudkan visi “Manado Maju dan Sejahtera”. Seluruh upaya ini dilakukan agar Kota Manado tidak hanya unggul dalam dokumen perencanaan, tetapi juga terbukti dalam pelaksanaan dan dampaknya bagi masyarakat.

Kehadiran tim Bappenas dalam penilaian tahap II ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Manado untuk mengevaluasi dan mempercepat capaian pembangunan daerah secara berkelanjutan. (*)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *