MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak di era digital melalui penyelenggaraan Diskusi Publik “Bersama PP TUNAS: Bijak Digital, Anak Terlindungi”.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Manado pada Rabu (8/7/2026) ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Komunikasi dan Digital RI terkait Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).
Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven P. Dandel, MPH, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak.
Forum ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, media, hingga perwakilan masyarakat.
“Menindaklanjuti amanat dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Pemerintah Kota Manado mengundang seluruh pihak terkait untuk hadir dalam kegiatan Diskusi Publik ‘Bersama PP TUNAS: Bijak Digital, Anak Terlindungi’,” ujar Sekda Steaven Dandel.
Ia menekankan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Melalui diskusi publik ini, Pemkot Manado berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, media, dan elemen masyarakat lainnya dalam membangun ekosistem digital yang ramah anak.
“Forum ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat edukasi literasi digital sekaligus mendorong kesadaran bersama agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan aspek perlindungan dan keamanan di dunia maya,” tandasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Manado untuk menerjemahkan regulasi nasional menjadi aksi nyata di tingkat lokal, memastikan bahwa transformasi digital berjalan beriringan dengan jaminan keselamatan dan kesejahteraan generasi muda. (*)
