Satu Nomor untuk Keselamatan: Call Center 112 Tomohon Siap Siaga 24 Jam, Gratis dan Bisa Tanpa Sinyal

Tomohon1232 Dilihat

TOMOHON – Di tengah dinamika kehidupan Kota Tomohon yang dikenal sejuk namun rawan terhadap risiko bencana alam seperti erupsi Gunung Lokon, kebakaran, hingga kedaruratan medis,

Pemerintah Kota Tomohon menghadirkan solusi cepat melalui layanan Call Center 112. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Caroll J.A. Senduk dan Wakil Walikota, layanan ini kini beroperasi penuh sebagai garda terdepan keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tomohon, Novi A.H. Politon, S.E., M.E., yang menangani operasional Call Center 112, menjelaskan bahwa aksesibilitas menjadi kunci utama layanan ini.

“Hanya dengan menekan tiga digit angka 112 yang sangat mudah diingat, masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan informasi kedaruratan di sekitarnya,” kata Novi Politon.

Komitmen Pemkot Tomohon dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif tercermin dari fitur unggulan Call Center 112:

* Bebas Pulsa: Layanan ini dapat diakses secara gratis dari seluruh operator seluler, bahkan bagi warga yang tidak memiliki saldo pulsa.

* Akses Darurat Tanpa Sinyal: Dalam kondisi jaringan seluler lemah atau saat kartu SIM terkunci, panggilan ke nomor 112 tetap dapat terhubung ke pusat komando.

* Siaga 24 Jam: Petugas Emergency Call Command Centre bersiaga siang dan malam, siap merespons setiap laporan bantuan kapan pun dibutuhkan.

Ketika warga menekan nomor 112, mereka tidak hanya berbicara dengan operator, tetapi sedang mengaktifkan jaringan respons darurat terpadu.

Melalui sistem Command Centre, laporan pengaduan langsung didistribusikan secara real-time kepada instansi terkait, meliputi:

1. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan: Untuk penanganan musibah kebakaran.
2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Untuk mitigasi dampak cuaca ekstrem dan bencana alam.
3. Layanan Medis dan Rumah Sakit: Untuk kedaruratan kesehatan dan kecelakaan lalu lintas.
4. Kepolisian: Untuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Integrasi ini memastikan penanganan di lapangan berjalan selaras, cepat, dan tepat sasaran, serta meminimalisir miskomunikasi antar-instansi.

Pemerintah Kota Tomohon mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan infrastruktur digital ini dengan penuh tanggung jawab. Panggilan palsu (prank call) atau penyalahgunaan nomor 112 dapat berakibat fatal karena menghambat pertolongan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

Ketegasan sanksi akan diterapkan bagi siapa saja yang menyalahgunakan jalur penyelamat ini.

Call Center 112 bukan sekadar inovasi teknologi menuju Smart City, melainkan bukti nyata kehadiran negara di saat warganya berada dalam kondisi paling rentan. Di Tomohon, perlindungan dan rasa aman kini berada sedekat sentuhan jari Anda. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *