JAKARTA – Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., bersama Ketua Umum Panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Levita Supit, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas dukungan strategis pemerintah pusat terhadap penyelenggaraan TIFF 2026 sebagai salah satu festival internasional unggulan Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas bagaimana TIFF tidak hanya sekadar menampilkan keindahan parade bunga, tetapi juga berfungsi sebagai wadah strategis bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk, inovasi, serta potensi budaya Kota Tomohon.
Wamen Irene Umar menyatakan dukungan penuh terhadap acara tersebut dan memberikan berbagai masukan agar festival ini memiliki dampak ekonomi yang lebih luas.
Salah satu poin penting yang disoroti adalah pengembangan komoditas bunga krisan (chrysanthemum) yang menjadi ikon dan tulang punggung ekonomi florikultura di Tomohon.
Wamen Irene menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat branding Tomohon sebagai kota kreatif berbasis pariwisata dan florikultura.
“Ibu Wakil Menteri sangat optimistis bahwa Tomohon masih memiliki banyak peluang yang dapat dikembangkan. Melalui kolaborasi yang kuat, Tomohon dapat semakin dikenal secara nasional maupun internasional,” ujar Levita Supit menanggapi hasil diskusi.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Wamen Irene Umar juga mengagendakan kehadiran langsung pada puncak acara TIFF 2026.
Kedatangannya diharapkan dapat menjadi momen untuk bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif, melihat inovasi lokal, serta memberikan dorongan moral bagi seluruh pihak yang terlibat.
Levita Supit menegaskan bahwa sejalan dengan tema dan misi TIFF 2026, panitia terus membangun sinergi dengan dunia usaha dan komunitas kreatif.
“TIFF 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi. Kami mengajak para pelaku usaha untuk bersama-sama memajukan Kota Tomohon melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri bunga yang menjadi kebanggaan daerah,” tutupnya.
Hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Ketua Penggerak TP-PKK Tomohon drg. Jeane d’Arc Senduk Karundeng dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Judhistira Siwu. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian masyarakat Tomohon secara berkelanjutan. (*)
