MANADO – Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Kota Manado melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terus menggencarkan upaya pemberantasan penyakit rabies.

Pada Kamis (13/8/2026), tim vaksinasi turun langsung ke Kelurahan Bunaken dan Kelurahan Alung Banua di Kecamatan Bunaken Kepulauan untuk melaksanakan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan masyarakat.

Kepala Dinas PKP Kota Manado, Janni Ohy, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Joy Tumbel, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk membebaskan tiga pulau utama di Kota Manado yaitu Pulau Bunaken, Manado Tua, dan Siladen dari ancaman rabies.
“Ini adalah program yang kami usulkan ke Kementerian dan telah berjalan sejak tahun 2019. Mengingat Indonesia masih berstatus endemi rabies, langkah preventif ini sangat krusial, khususnya di Kota Manado yang memiliki destinasi wisata unggulan,” ujar Tumbel.
Tumbel menambahkan, sebagai instansi teknis, DPKP Manado membagi tim menjadi beberapa kelompok kecil untuk menyisir seluruh wilayah.
Di Kelurahan Bunaken yang terdiri dari enam lingkungan, serta di Alung Banua, petugas mendatangi rumah warga secara door-to-door atau mengumpulkan di titik-titik tertentu untuk memastikan cakupan vaksinasi yang maksimal.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak pagi, warga dengan sukarela membawa hewan peliharaan mereka, terutama anjing dan kucing, untuk divaksinasi. Hingga siang hari, ratusan hewan telah berhasil divaksin,” tambahnya.
Vaksin yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari anggaran Pemkot Manado serta bantuan dari Kementerian Pertanian. Tumbel menekankan bahwa vaksinasi ini harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan karena masa berlaku vaksin yang terbatas.
“Target kami adalah mendapatkan sertifikasi bebas rabies dari Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, untuk ketiga pulau ini.
Prosesnya melibatkan vaksinasi rutin, validasi oleh Pemprov Sulawesi Utara, pelaporan ke Balai Besar Veteriner Makassar, hingga pengambilan sampel darah untuk uji laboratorium guna memastikan zona bebas rabies benar-benar terwujud,” jelasnya.
Sebelumnya, Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas PKP Kota Manado atas kehadiran dan kerja keras timnya. Ia menegaskan bahwa status bebas rabies sangat vital bagi sektor pariwisata di Bunaken.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PKP. Ini sangat penting karena Bunaken adalah destinasi wisata internasional. Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar proaktif dan bersedia menyerahkan hewan peliharaannya untuk divaksinasi demi keselamatan bersama,” imbau Mandak.
Dengan dilaksanakannya vaksinasi massal ini, Pemkot Manado berharap dapat mempercepat proses sertifikasi wilayah bebas rabies, sehingga keamanan wisatawan dan kenyamanan masyarakat lokal di kawasan kepulauan dapat terus terjaga. (nny)
