KAPUSBELNEG Kemenhan-RI Brigjen Tni Luhut Marpaung Membuka Kegiatan Pelatihan Kader Bela Negara Di Rindam XIII/MDK

TNI/Polri24 Dilihat

-KATABRITA.COM-Kepala Pusat Bela Negara Kemenhan RI (KAPUSBELNEG) Brigjen TNI Luhut Marpaung membuka kegiatan Latihan Kader Bela Negara Bagi ASN, BURUH dan SWASTA, Thn 2026 di Rindam Xlll MERDEKA, Selasa (29/9/2026).

Diketahui yang ikut pelatihan sebanyak 310 peserta terdiri dari Asn, Buru dan Swasta. Pelatihan selama 3 hari dari tgl 29 September- 1 Oktober 2026.

Kegiatan Kader Bela Negara bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), buruh, dan pekerja sektor swasta dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran bela negara, wawasan kebangsaan, serta semangat persatuan dan kesatuan di lingkungan kerja.

Kegiatan yang ini diikuti oleh peserta yang berasal dari unsur ASN, buruh, dan pekerja swasta. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai bela negara, Pancasila, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pertahanan, tetapi dapat dilakukan sesuai dengan profesi dan tanggung jawab masing-masing. ASN dapat mengimplementasikan bela negara melalui pelayanan publik yang profesional dan berintegritas, sementara buruh dan pekerja swasta dapat berkontribusi melalui kedisiplinan, produktivitas, kepatuhan terhadap aturan, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan harmonis.

Selain pembekalan materi, kegiatan diisi dengan [diskusi/simulasi/kegiatan kedisiplinan/kerja sama kelompok/kegiatan sosial].

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para peserta diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja masing-masing.

Brigjen TNI Luhut Marpaung KAPUSBELNEG – RI menyampaikan terima kasih kepada Pangdam 13 merdeka Mayjen TNI Mirza Agus dan Rindam terkhusus juga kepada Pemerintah Kota Tomohon, DPRD kota Tomohon yang telah menerima kami dari kementerian pertahanan untuk melaksanakan latihan kader bela negara.

Tujuan dari latihan ini adalah untuk internalisasi nilai-nilai bela negara jadi kita menyampaikan pesan-pesan terkait dengan bela negara karena bela negara ini adalah hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa tidak hanya kementerian pertahanan atau TNI tetapi yang lebih penting adalah masyarakat harus mengerti tentang hak dan kewajibannya dan bisa mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. contoh mengimplementasikan rasa cinta tanah air dan setia kepada Pancasila di tengah-tengah kondisi situasi yang sangat dinamis dan kompleks saat ini jadi kegiatan ini bukan menjadikan masyarakat menjadi militer ataupun istilahnya.

Masyarakat kita ini makin sadar dan makin memahami terutama dalam mengimplementasikan nilai-nilai negara itu dalam kehidupan sehari-hari itu yang paling penting apalagi sekarang kita menghadapi yang namanya daerah kognitif yang melalui media digital banyak sekali berita – berita informasi yang bertebaran.

Setelah mengikuti kegiatan kader ini mereka akan kita berikan sertifikat bela negara dan mereka menjadi kader bela negara tugasnya adalah menjadi duta bela negara kepada lingkungan masing-masing di mana mereka bekerja, Jelas Marpaung.

Bela Negara, itu adalah konsep kewajiban kesadaran warga negara Indonesia untuk ikut menjaga negara, misalnya melalui cinta tanah air, menaati hukum, menjaga persatuan, dan berkontribusi sesuai kemampuan.

Turut hadir, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei dan PJU Rindam, Mewakili Walikota Tomohon Assisten 3 Masna Pioh, Ssos, Ketua DPRD Kota Tomohon Johny Runtuwene, Kesbangpol Provinsi Sulut Johny Suak.

(Jendral pae)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *