MANADO – Suasana santai namun penuh makna terasa di Rumah Kopi Tikala, Manado, pada Selasa, 27 Oktober pagi ini. Wali Kota Manado menggelar agenda “Ngopi Pagi” bersama Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol. Dr. Yudo Hermanto, S.I.K., M.H.
Agenda ini bukan sekadar tradisi minum kopi bersama, melainkan sebuah ruang dialog publik untuk menjaring aspirasi masyarakat demi menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Dalam pertemuan yang hangat ini, Kapolda Sulut didampingi oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Endrastiawan Setyowibowo dan Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K. Turut hadir pula Ketua Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt. Judi Tunari, M.Th., serta berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Sambil menikmati secangkir kopi, Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudo Hermanto menekankan pentingnya menjaga Kamtibmas di wilayah Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado. Ia sengaja memanfaatkan ruang publik ini untuk membuka seluas-luasnya dialog dengan elemen masyarakat.
“Kami mempersilakan warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang hadir untuk memberikan pendapat. Apa pun permasalahan di lapangan, mari kita bahas bersama agar daerah kita ini tetap benar-benar kondusif,” ujar Kapolda di sela-sela dialog.
Komunikasi dialogis dengan gaya yang terbuka dan merakyat ini diharapkan mampu membangun jembatan kepercayaan yang lebih kuat antara Polri dan masyarakat. Kapolda mengajak warga untuk turut serta aktif mengenali potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Keterlibatan masyarakat sangat menjadi kunci. Dengan saling peduli, potensi gangguan yang ada di tengah warga dapat diminimalisir. Bahkan, jauh sebelum gangguan itu muncul, kita sudah bisa mengantisipasinya bersama-sama,” tambahnya.
Sinergitas antara Pemerintah Kota Manado, Polda Sulut, Polresta Manado, serta elemen masyarakat dan agama ini dinilai sebagai langkah strategis dan preventif. Gaya komunikasi publik yang terbuka seperti ini diharapkan dapat mendorong kerjasama yang lebih erat antara Polri dan warga, memastikan Sulawesi Utara tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakatnya. (*)
