Genera-Z Berbakti 2026 Dimulai, BCA Tawarkan Pendanaan dan Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata

Ekonomi, Ekonomi1256 Dilihat

Katabrita – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menghadirkan program Genera-Z Berbakti. Program ini dapat diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang ingin mengimplementasikan ide inovatif dan berkontribusi langsung bagi masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), program pengabdian kepada masyarakat, atau kegiatan serupa lainnya di desa wisata binaan Bakti BCA.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan Genera-Z Berbakti merupakan program call for proposal bagi kelompok mahasiswa yang berkomitmen melaksanakan bakti nyata langsung di tengah masyarakat.

“Kami melihat potensi besar generasi muda sebagai kelompok masyarakat yang berpikiran kritis dan sangat adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah nyata bagi BCA untuk mendorong inovasi mahasiswa menjadi solusi bagi masyarakat. Ini bukan sekadar program pengabdian masyarakat, melainkan komitmen kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Hera.

Genera-Z Berbakti pertama kali hadir pada 2025, dengan empat kelompok mahasiswa dari empat perguruan tinggi berbeda sebagai pemenang. Seluruh pemenang telah menjalankan pengabdian di desa wisata Bakti BCA masing-masing, serta meraih dukungan penuh berupa pembinaan dan pelatihan, pendampingan, hingga pendanaan dari BCA sampai program selesai dijalankan.

Pada chapter kedua ini, akan ada empat kelompok yang dipilih sebagai pemenang Genera-Z Berbakti. Kelompok terpilih berhak menerima pendanaan serta pendampingan dalam menjalankan program selama kurun waktu satu bulan. Selanjutnya, akan dipilih satu kelompok terbaik yang menerima apresiasi tambahan senilai total ratusan juta rupiah serta sertifikat.

Setiap kelompok harus terdiri dari 10–12 mahasiswa lintas program studi/fakultas. Calon peserta dapat memilih maksimal dua isu dalam proposalnya. Fokus isu yang dapat dipilih sebagai berikut:

1. Pariwisata berkelanjutan;

2. Pengembangan UMKM;

3. Pendidikan;

4. Lingkungan;

5. Kesehatan; dan/atau

6. Budaya.

Berikut opsi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat dipilih calon peserta Genera-Z Berbakti 2026:

  1. Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung;
  2. Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat;
  3. Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah;
  4. Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Pendaftaran dan informasi lengkap Genera-Z Berbakti 2026 dapat dilihat pada tautan bca.id/generazberbakti. Program ini terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Agama (Kemenag), atau kementerian/lembaga negara lainnya yang menempuh pendidikan tingkat Diploma III, Sarjana Terapan, atau Sarjana.

Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April. Setelah itu, pengumuman finalis dilakukan pada 30 April. Babak penjurian finalis akan berlangsung pada 16–17 Mei, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang. Setelahnya, bootcamp serta pelepasan kelompok pemenang ke lokasi kegiatan dilakukan pada pekan pertama Juli. Program akan dilaksanakan di tiap lokasi hingga 6 Agustus, sebelum laporan dan presentasi akhir yang dijadwalkan pada pekan kedua Agustus.

“BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa sejak dini. Program ini dirancang tidak hanya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial pada generasi muda. Kami percaya kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pendidikan merupakan bentuk gotong royong yang penting dalam menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Hera.

Pada edisi 2025, Genera-Z Berbakti menghimpun lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri. Keempat tim yang terpilih tahun lalu berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Lampung (Unila), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

(*/in)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP