MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw membuka sosialisasi Penguatan Sekolah Tangguh, Mencegah Narkoba, Kewaspadaan Paham Terlarang, Literasi Vaksinasi, Pengendalian Gratifikasi dan Advokasi terkait PKA, SPMD serta Pengolaan Dana BOSP yang dilaksanakan di SMP Eben Haezer Teling, Kamis (05/03/26).

Mengawali sambutannya Wali Kota Manado Andrei Angouw memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado dan seluruh stakeholder yang hadir untuk kegiatan sosialisasi yang sangat penting ini.
Secara garis besar Andrei Angouw menjelaskan bahwa tujuan utama hidup bernegara adalah untuk mensejaterakan masyarakat dan masing-masing masyarakat mempunyai tujuan hidup tetapi masyarakatnya harus sejatera kalau tidak sejahtera susah untuk mencapai tujuan dalam hidupnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Manado ini, ada ratusan negara di dunia dan semua bersaing untuk mensejahterakan masyarakatnya. Negara itu harus membuat kebijakan-kebijakan yang tepat dan baik agar supaya bisa bersaing dan tentunya harus punya sumber daya manusia (SDM) yang bagus untuk bisa bersaing dengan negara lain.
“Intinya kita harus menyediakan ekosistem yang baik dan harus bersaing dengan negara yang lain dan kita harus siap dan salahsatu hal yang akan kita bahas disini contohnya narkoba,” kata Angouw.

Narkoba itu mengancam eksistensi negara. Untuk itu mari persiapkan SDM-SDM yang tangguh, jadi tolong ini komite sekolah, ketua OSIS perhatikan jangan sampai ada anak-anak terjerumus dengan narkoba yang tentunya akan menghancurkan masa depan anak-anak dan negara.
Terkait paham terlarang atau terorism Andrei Angouw mengatakan ini adalah tanggungjawab bersama dan rata rata pelaku ini dikucilkan dan dibully. Untuk itu harus dicegah lebih dini.
“Intinya kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang terbaik supaya bisa bersaing dengan bangsa bangsa lain. Pendidikan, kesehatan adalah investasi masa depan bangsa jadi harus terdidik dan harus sehat,” terang Angouw.

Lagi kata Angouw, untuk itu teknologi sangat diperlukan seperti vaksin untuk mencegah dari segala penyakit. Dan itu harus dipergunakan.
“Konsep besarnya agar kita mempersiapkan bangsa untuk bisa bersaing dengan bangsa bangsa lain agar bisa lebih sejahtera,” tegasnya.
Terkait materi dari inspektorat Pengendalian Kreatifitas karena salahsatu masalah yang utama dalam pembangunan adalah korupsi. Jadi bagaimana pengendalian kreatifitas terutama di sekolah sekolah.

Mengenai test kemampuan akademik Wali Kota Andrei Angouw mengatakan itu harus ditingkatkan apalagi Kota Manado adalah branmarknya Sulut.
Terkait, sistem penerimaan siswa baru, Angouw menjelaskan bagaimana bisa membuat semua sekolah ini kualitasnya sama sama bagus.
Agar supaya ini anak anak tidak pergi jauh-jauh. Karena kalau jauh resikonya juga besar. Kalau sekolah yang dekat dari rumah tentunya resikonya kecil dan biayanya juga rendah.

“Jadi nanti disosialisasikan ada 4 jalur dan saya berharap ini akan diterapkan,” ujarnya.
Untuk, Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Ia berharap para Kepsek untuk tertibkan administrasi. Karena sekarang ini sudah era digitalisasi semua dilakukan secara elekronik termasuk BOSP ini.
“Jangan uang BOSP masuk langsung tarik semua, uang BOSP itu harus dipakai berdasarkan juknisnya, pakai transfer dan jangan tarik tunai itu sama dengan bermain api dan bisa terbakar,” tandasnya.
Jadi mengenai BOSP ini tolong diadministrasikan dengan baik dan hati hati supaya tidak akan jadi masalah di kemudian hari.
Pada kesempatan tersebut Andrei Angouw menambahkan terkait masalah sampah tolong dari sekolah sekolah untuk selalu menjaga kebersihan.
Walikota menegaskan juga di sekolah jangan sampai ada yang bawa senjata tajam atau sajam, Pemkot sudah koordinasi dengan Polres dan Kejari untuk melakukan razia sajam di sekolah sekolah.
“Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, dengan kegiatan kagiatan seperti ini tentu akan bermanfaat bagi bangsa Indonesia dan daya saing kita harus menjadi lebih baik lagi kedepan,” tutur Angouw sambil membuka kegiatan.
Nampak hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Dr Pieter Karl Bart Assa, Kepala Satuan Tugas Wilayah Sulut, Direktur Yayasan Eben Haezer, Ketua Yayasan Eben Haezer, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, para Kabid di Dinas Dikbud, Kepala Satuan Pendidikan PAUD, Dikmas SD,SMP se Kota Manado, Perwakilan Komite sekolah, Perwakilan OSIS SMPN/Swasta se Kota Manado. (nny)
