MANADO – Pelaksanaan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD Kota Manado tahun 2027 oleh Badan Pengembangan Riset Daerah (Baperida mendapat apresiasi dari Wali Kota Manado Andrei Angouw.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Manado Andrei Angouw saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan tersebut di Aula Serbaguna Kantor Walikota, Rabu (25/02/26).
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan tahunan resmi pemerintah daerah yang menjabarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk jangka waktu satu tahun.
RKPD memuat prioritas pembangunan, rancangan kerangka ekonomi, serta program dan kegiatan perangkat daerah, sekaligus menjadi pedoman dalam penyusunan anggaran daerah (APBD).
Hadir dalam acara tesebut anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi S.E., Asisten I Atto Bulo S.H.,M.M, Kepala Badan Pengembangan Riset Daerah (Baperida) Kota Manado Marcos Kairupan sebagai pelaksana kegiatan, Kepala SKPD, para Camat dan pejabat eselon lainnya.
Badan Pengembangan Riset Daerah (Baperida) oleh Marcos Kairupan dalam laporannya ikut memaparkan proses RKPD sejak musrembang hingga saat ini pada Forum Perangkat Daerah RKPD.
Sementara itu, Walikota Manado dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Forum Perangkat Daerah.
Menurut orang nomor satu di Kota Manado tersebut planning atau perencanaan yang merupakan hal yang sangat krusial dalam rangka membuat program agar tepat sasaran.
“Tepat sasaran itu seperti apa tentunya sesuai dengan visi misi baik presiden gubernur dan AARS tentunta,” kata Wali Kota Andrei Angouw.
“Kita menyatukan persepsi dalam Forum Perangkat Daerah ini setelah melawati berbagai mekanis pembahasan sejak musrembang. Kita fokus pada target-target sesuai dengan Visi Misi kita dan harus menanggalkan ego sektoral kita. Jadi intinya bagaimana program ini dapat terlaksana sesuai visi misi, ada output, parameter dan indikator yang terukur. Hal ini supaya kita tahu capaiannya bagaiman,” tandasnya.
Menurut Angouw, sektor utama yang harus dorong adalah sektor pariwisata kendati anggaran tidak harus full ke Pariwisata. Anggaran kebersihan, infrastruktur, keamanan dan lainnya untuk mendukung pariwisata. Sekali lagi ego sektoral harus di manage.
Lanjuy, soal sampah harus disikapi sebaik mungkin agar kebersihan dapat terjaga dan menjadi budaya warga masyarakat yang selalu ingin bersih.
“Anggaran dan regulasi harus kita siapkan dan kita harus mendukung program nasional dalam menangani kemiskinan terutama miskin ekstrim,” tutornya.
Soal penataan kota juga disampaikan wali kota dimana kota ini harus enak dan nyaman ditinggali.
Diharapkan agar kota ini menjadi menarik didatangi oleh orang lain dari luar kota Manado. Nantinya juga didukung oleh infrastruktur yang baik, transportasi umum yang baik dan fasilitas lainnya yang menyenangkan.
Soal sektor keagamaan ikut didorong oleh Walikota untuk dapat menjalankan agama dengan baik agar kehidupan harmonis di Kota Manado dapat berjalan dengan baik.
Selesai sambutan dan arahan Walikota dilaksanakan juga penandatanaganan Berita Acara oleh Wali Kota Manado, Anggota DPRD Reza Rumambi, Asisten I Atto Bulo S.H.,M.M, Kepala Baperida, Kepala SKPD lainnya dan Kepala Kecamatan. (*)






