Katabrita — PT PLN (Persero) terus memperkuat langkah transformasi menyeluruh sebagai bagian dari visi besar untuk menjadi perusahaan energi berkelas dunia yang adaptif, inklusif, dan ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu pesan kunci yang turut disampaikan dalam acara Customer Gathering PLN UP3 Tolitoli, Senin (21/7), yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan stakeholder strategis lainnya.
Melalui transformasi bertajuk “Transformasi PLN 2.0”, PLN mengusung visi menjadi bagian dari Top 500 Global Company serta menjadi pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi. Visi ini diwujudkan melalui berbagai upaya, mulai dari penguatan pelayanan berbasis digital, kolaborasi lintas sektor, hingga komitmen terhadap transisi menuju Net Zero Emissions (NZE).
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan bahwa transformasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.
“PLN terus melakukan inovasi digitalisasi end-to-end, serta menjalankan agenda transisi energi demi tercapainya netralitas karbon. Semua ini demi mendukung kebutuhan pelanggan saat ini dan generasi mendatang,” ujar Usman.
Manager PLN UP3 Tolitoli, Icuk Sulistianto, menambahkan bahwa transformasi ini sudah mulai terlihat dalam bentuk layanan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi, seperti digitalisasi pelayanan pelanggan, pengembangan energi bersih, serta kemitraan program elektrifikasi desa.
“Kami ingin agar pelanggan tidak hanya melihat PLN sebagai penyedia listrik, tetapi sebagai mitra energi yang dapat diandalkan, adaptif terhadap kebutuhan, dan aktif mendorong kemajuan wilayah,” jelas Icuk.
Langkah ini juga sejalan dengan dukungan pemerintah daerah yang mendorong PLN untuk memperluas edukasi masyarakat mengenai energi bersih, efisiensi energi, dan peran aktif publik dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dengan mengedepankan prinsip keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan, PLN berkomitmen menjadi motor penggerak transisi energi nasional, termasuk di daerah seperti Tolitoli yang memiliki potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi yang terus meningkat.
(*/in)
