Kepala BI Sulut : NSIC 2025 Dorong Kapasitas ASN dan Percepatan Proyek Strategis

Ekonomi, Ekonomi, Sulut1127 Dilihat

Katabrita – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) telah menggelar North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2025.

Ajang ini menjadi wadah kompetisi bagi aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai dinas terkait untuk meningkatkan kapasitas teknis dalam mempercepat realisasi investasi di daerah.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut menjelaskan, tujuan utama NSIC adalah mendorong inovasi dan kemampuan ASN dalam menyiapkan serta mempresentasikan proyek strategis agar dapat menarik minat investor. “Melalui NSIC, proyek-proyek prioritas daerah difasilitasi untuk lebih siap ditawarkan, lengkap dengan analisis teknis dan potensi bisnisnya,” ujarnya.

Pada 2025, ada empat proyek strategis berhasil lolos ke babak final, terdiri dari satu proyek dari tingkat provinsi dan tiga dari kabupaten/kota. Proyek tersebut adalah Pelabuhan Perikanan Talaud oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut, Kawasan Industri Perikanan oleh Kabupaten Kepulauan Sangihe, Infrastruktur Kesehatan oleh Kota Kotamobagu, serta Angkutan Umum Massal Buy The Service (BTS) oleh Kota Manado.

Pemenang NSIC 2025 pun diumumkan dalam rangkaian acara North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025.

Adapun pemenang NSIC tahun 2025 adalah

1. Kawasan Industri Perikanan oleh Kabupaten Kepulauan Sangihe

2. Infrastruktur Kesehatan oleh Kota Kotamobagu

3. Angkutan Umum Masal Buy-The-Service (BTS) oleh Kota Manado

Untuk Tingkat Provinsi adalalah Pelabuhan Perikanan Talaud oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut

Selain itu, peserta dan investor berkesempatan melakukan pertemuan langsung (one-on-one meeting) di booth yang telah disediakan, guna membahas potensi kerja sama lebih lanjut.

NSIC diharapkan dapat menjadi katalisator percepatan investasi dengan menghadirkan proyek-proyek yang terstruktur, jelas, dan memiliki nilai tambah bagi perekonomian Sulut. BI menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan merupakan kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *