Lima UMKM Binaan BI Sulut Teken Komitmen Perdagangan dengan Offtaker Asing di NSIF 2025

Ekonomi, Ekonomi, Sulut1541 Dilihat

Katabrita — Lima pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara resmi menandatangani komitmen transaksi perdagangan dengan offtaker asing pada ajang North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025.

Penandatanganan ini menjadi langkah strategis memperluas akses pasar global bagi produk-produk unggulan Sulawesi Utara.

UMKM yang terlibat dalam penandatanganan komitmen ini adalah PT Ramantha Kawanua Indonesia, UD Lyvia Nusa Boga, PT Badonci Kawanua Jaya, PT Ukacraft Sulut Anugerah, dan PT Wale Gonofu Minaesa. Masing-masing membawa produk khas daerah seperti makanan olahan, kerajinan, dan komoditas unggulan untuk memenuhi permintaan buyer dari luar negeri, khususnya Tiongkok.

Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, mengungkapkan bahwa langkah ini sejalan dengan upaya BI mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat posisi Sulut sebagai pintu ekspor kawasan timur Indonesia.

“Dengan adanya komitmen perdagangan ini, kami berharap produk UMKM Sulut dapat menembus lebih banyak pasar internasional, meningkatkan nilai ekspor, dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Selain penandatanganan komitmen, BI Sulut juga memfasilitasi temu bisnis antara pelaku UMKM dan calon mitra dari berbagai negara. Forum ini menjadi wadah efektif memperkenalkan potensi usaha daerah serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan.

 

(*/in)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *