Katabrita – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM lokal sebagai pelaku usaha yang berdaya saing global, adaptif, dan inklusif. Melalui program strategis yang dikemas dalam PATUA WANUA, BI berharap UMKM Sulut tidak hanya tumbuh di level lokal, tetapi juga menembus pasar internasional.
Kepala Perwakilan BI Sulut menjelaskan, target tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas, korporatisasi, hingga perluasan akses pembiayaan. “Kami ingin UMKM Sulut naik kelas dengan meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, dan memperluas pasar, termasuk ke mancanegara,” ujarnya.
Selain itu, BI mendorong transformasi digital UMKM dengan pemanfaatan QRIS dan ekosistem pembayaran non-tunai. Fasilitasi sertifikasi halal, HAKI, hingga pembinaan manajemen usaha juga menjadi bagian penting dalam penguatan legalitas dan keberlanjutan usaha.
“Pendekatan yang kami lakukan bersifat end-to-end. Harapannya, UMKM dapat mengoptimalkan potensi lokal, memaksimalkan akses pembiayaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” tambahnya.
(*/in)
