Di Pantai Tanjung Merah Bitung, Brigjen TNI Wempi Ramandei Danrindam XIII/MDK Pimpin Upacara Pembaretan 632 Prajurit Tamtama Dan Bintara

Bitung, TNI/Polri989 Dilihat

-KATABRITA.COM-Danrindam XIII/MDK Brigjen TNI Wempi Ramandei Pimpin Upacara Penutupan Latihan Yuddhawastu Pramukha Dan Tradisi Pembaretan Dikjurbaif Abit Dikmabaif TNI Ad Gel ll TA 2025 ( OV ) Dan Dikjurtaif Abit Dikmataif TNI AD Gel lll TA 2025 ( OV ), yang di selenggarakan di Pantai Tanjung Merah, Kecamatan Bitung Barat, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (6/3/2026).

Upacara Pembaretan Tersebut yaitu sebanyak 632 Prajurit yang terdiri dari Tamtama sebanyak 509 Prajurit dan Bintara sebanyak 123 Prajurit.

Tradisi upacara pembaretan merupakan salah satu yang wajib di ambil setiap Calon Bintara Dan Calon Tamtama di setiap keinginan setiap Calon yang dalam pendidikan.

Di dalam melatih Prajurit Calon Bintara memiliki tempat pendidikan yang berada Secaba Rindam XIII/Merdeka tepatnya di Noogan, Kabupaten Minahasa Selatan.

Upacara pembaretan sendiri bertindak sebagai Komandan Inspektur Upacara Danrindam Xlll/Merdeka  Brigjen TNI Wempi Ramandei dan Selaku komandan Upacara yaitu, Komandan Dodik Secata Rindam Xlll/Merdeka Letkol Inf Ade R, SIP, MHI, M.Sc.

Kegiatan Pembaretan Komandan Inspektur Upacara bersama Komandan Upacara melakukan pengecekan ratusan pasukan Upacara dalam pembaretan Dikjurbaif Abit Dikmabaif TNI Ad Gel ll TA 2025 ( OV ) Dan Dikjurtaif Abit Dikmataif TNI AD Gel lll TA 2025 ( OV ).

Usai pengecekan, Komandan Inspektur Upacara Langsung Memasangkan Baret dan Menyematkan Brivet yang melambangkan Infanteri dan membacakan Sumpah Prajurit Dan Sumpah Sapta Marga yang Dimna ratusan prajurit resmi menjadi anggota Infanteri.

Dalam Sambutan Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri) Letjen TNI Iwan Setiawan yang di baca oleh  Danrindam Xlll/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei Mengucapkan rasa syukur tidak lupa dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai wujud syukur atas terlaksananya tradisi pembaretan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang Prajurit Infanteri.

Danrindam Xlll/Merdeka beserta seluruh keluarga besar Korps Infanteri mengucapkan selamat atas kemampuan yang telah diraih sekaligus mengesahkan pemakaian Baret dan Brifet Yudha Wastu Pramuka,” Ucapnya.

Tradisi pembaretan dan penyematan Brifet kualifikasi Yudha Wastu Pramuka merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi Prajurit Infanteri sebagai Queen of battle, Prajurit yang memiliki kemampuan untuk bergerak di setiap bentuk medan pertempuran yang tidak dimiliki oleh prajurit kecabangan lain.

Latihan ini merupakan aplikasi seluruh materi pelajaran yang diterapkan pada kondisi Medan dan cuaca yang bervariasi serta faktor taktis lainnya latihan ini bertujuan untuk membekali para siswa agar mampu mengaplikasikan taktik dan teknik kecabangan infanteri untuk menjadi Prajurit yang tanggap tanggon dan trengginas, Ujar Danrindam Xlll/Merdeka.

Diakhir amanat Danrindam Xlll/Merdeka menyampaikan beberapa penekanan untuk Para anggota prajurit infanteri yang baru harus di taati sebagai berikut

Sapta Marga :

1. Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersediakan Pancasila.

2. Kami Patriot Indonesia,mendukung serta membela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.

3. Kami Ksatria Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.

4. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.

5. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia memegang teguh disiplin, patuh dan taat kepada pimpinan serta menjunjung tinggi sikap dan kehormatan Prajurit.

6. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia mengutamakan keperwiraan di dalam melaksanakan tugas, serta senantiasa siap sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa.

7. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia setia dan menepati janji serta Sumpah Prajurit.

Sumpah Prajurit :

Demi Allah saya bersumpah/berjanji :

1. Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Bahwa saya akan tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan.

3. Bahwa saya taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan.

4. Bahwa saya akan menjalankan segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada Tentara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Bahwa saya akan memegang segala rahasia Tentara sekeras-kerasnya.

Kalian adalah prajurit Infanteri yang tanggap, tanggon dan trengginas, oleh karena itu tunaikan sumpah dan tugas kewajiban sebagai Tentara Nasional Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsa.” Harap Brigjen TNI Wempi Ramandei.

Turut hadir dalam kegiatan sebagai berikut :

Wadan Rindam Xlll/Merdeka Kolonel Inf. Syukur R. Harison, ST, PLH Dandodiklatpur Rindam Xlll/Merdeka , Letkol inf. Benyas Vimhard Doelelia,SPd, MIP, Dandim 1310/ Bitung di Wakili Danramil 1310/01 Bitung Kapten Inf Markus Tilaar, S.Th, Kapolres Bitung Di Wakili Kabag Ops Polres Bitung Kompol Karel tangay, SH, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang X Rindam PD XIII/Merdeka Ibu Levina Wempi Ramandei dan Ketua Persit KCK Ranting 2 Cabang X PD Xlll/Merdeka Dr. Rezky Ade Rohmat.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP