Sendy Rumajar Hadiri Bimtek & Silaturahmi ASWAKADA 2026

Tomohon1003 Dilihat

JAKARTA – Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar  menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi ASWAKADA (Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia) 2026 yang digelar di Jakarta,  Selasa (28/4/26).

Kegiatan ini mempertemukan para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia dalam satu forum strategi untuk memperkuat kapasitas dan peran mereka dalam pemerintahan daerah.

“Ini sangat penting untuk kita menyamakan persepsi dan frekuensi serta pemahaman dari seluruh Wakil Kepala Daerah untuk memahami tugas pokok dan fungsinya, sehingga bisa menciptakan sinergitas antara Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Kami sebagai Wakil Kepala Daerah harus tahu posisi dan peran sehingga tidak overlapping dengan Kepala Daerah. Kita harus koordinasi, dan mampu menempatkan diri secara proporsional dan profesional. Dengan tujuan dan tekad yang sama yakni mengutamakan kepentingan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rumajar.

Menurutnya, forum seperti ini juga penting untuk memperkaya wawasan sekaligus mempererat komunikasi antarwakil kepala daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat positif, karena membuka ruang berbagi pengalaman dan memperkuat pemahaman kita dalam menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah,” ujar Rumajar. 

Bimtek ini dipandu oleh Sekretaris Umum ASWAKADA, Selle KS Dalle, dan menghadirkan narasumber Dr. Saydiman Marto, S.STP, dari Kementerian Dalam Negeri.

Dalam pemaparannya, Saydiman mengangkat topik penting terkait penguatan peran asosiasi pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra strategis dalam kebijakan, khususnya dalam revisi UU Nomor 23 Tahun 2014.

Ia juga menyoroti peran krusial wakil kepala daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang sinergis dan responsif di masa depan.

“Ada beberapa model wakil kepala daerah. Ada yang pasif, tidak meng-upgrade ilmu dan kadang tidak sesuai ekspektasi. Ada juga yang transisional, mulai aktif meningkatkan kompetensi,” jelas Saydiman.

Menurutnya, latar belakang wakil kepala daerah yang beragam—mulai dari birokrat, politisi, hingga pengusaha, membuat kebutuhan untuk terus memperbarui pengetahuan pemerintahan menjadi sangat penting.

“Dengan peningkatan ilmu administrasi dan hukum, mereka akan memahami fungsi, hak, dan apa yang harus dilakukan. Ini penting untuk menghindari permasalahan dalam tata kelola pemerintahan,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas wakil kepala daerah agar lebih adaptif dan profesional dalam melawan tantangan pemerintah daerah ke depan. (*) 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *