Katabrita – Telkomsel terus memperkuat komitmen dalam mendukung pemerataan akses telekomunikasi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di Pulau Miangas, sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.
Sejak 2018, Telkomsel bersama pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), telah menghadirkan akses telekomunikasi dan internet melalui pembangunan BTS USO (Universal Service Obligation) 2G dan 4G di wilayah ini. Infrastruktur BTS USO ini didukung teknologi satelit dan tenaga listrik berbasis panel surya sehingga tetap andal di wilayah terpencil.
Saat ini, Telkomsel terus meningkatkan kualitas layanan di Miangas dengan memperkuat kapasitas jaringan 4G sehingga mampu melayani kebutuhan masyarakat secara lebih optimal. Kehadiran jaringan 4G ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menikmati layanan digital yang lebih cepat dan stabil, mulai dari akses informasi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga mendukung aktivitas ekonomi dan UMKM lokal. Selain itu, peningkatan jaringan turut mendorong hadirnya outlet dan kanal distribusi baru, sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan produk dan layanan Telkomsel.
Telkomsel juga menghadirkan program CSR sebagai bagian kontribusi sosial berupa bantuan perangkat komunikasi sebanyak 50 unit smartphone bagi masyarakat di Pulau Miangas guna mendorong inklusi digital.
Upaya penguatan jaringan dan penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas dan kebutuhan masyarakat, seiring dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Pulau Miangas pada Sabtu, 9 Mei 2026.
General Manager Network Region Operations and Productivity Telkomsel Sulawesi, Asep Hermawan, menyatakan Telkomsel memastikan kesiapan dan keandalan jaringan di Miangas agar dapat mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat.
“Penguatan kapasitas 4G dilakukan untuk menghadirkan konektivitas yang stabil dan berkualitas di wilayah perbatasan,” ujar General Manager Network Region Operations and Productivity Telkomsel Sulawesi, Asep Hermawan
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Sulawesi, Andrew Mamahit, menambahkan, sejalan dengan hal tersebut, dengan penguatan jaringan 4G ini masyarakat Miangas memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan digital yang tidak hanya mendukung komunikasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kehadiran jaringan yang lebih andal membuka peluang berkembangnya outlet dan bisnis digital, termasuk aktivitas jual-beli melalui platform digital. Selain itu, penguatan ekosistem digital juga berperan dalam peningkatan literasi digital masyarakat, mulai dari akses pendidikan, promosi potensi daerah seperti pariwisata, hingga mendukung aktivitas ekonomi lokal seperti pemasaran hasil perikanan dan produk unggulan wilayah.” tambah General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Sulawesi, Andrew Mamahit.
Sementara itu, Camat Miangas, Olita Papalapu, S.Sos., M.M., menyampaikan, “Mewakili Masyarakat Miangas, kami mengapresiasi dukungan Telkomsel dalam menghadirkan layanan telekomunikasi di Miangas. Kami berharap peningkatan kualitas jaringan dapat terus terjaga sehingga mendukung aktivitas masyarakat. Bantuan 50 unit smartphone juga akan disalurkan dengan melibatkan FORKOPIMCA (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) agar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.” katanya.
Telkomsel akan terus memperkuat ekosistem digital nasional dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
(*/in)
