Katabrita – Politikus Sulawesi Utara, Tony Supit, membantah keras dugaan yang mengaitkan foto kebersamaannya dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara terhadap kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kepulauan Sitaro, Chintya Kalangit.
Foto yang viral di media sosial itu memperlihatkan Tony Supit duduk semeja bersama Kajati Sulut. Sejumlah pihak kemudian mengaitkannya dengan proses hukum kasus dugaan korupsi anggaran bencana Gunung Ruang.
Menanggapi hal tersebut, Tony menegaskan bahwa pertemuan itu tidak disengaja dan terjadi jauh sebelum munculnya isu maupun proses hukum terkait kasus tersebut.
“Itu pertemuan yang tidak disengaja. Saya janjian dengan teman untuk makan, lagipula kami duduk berjauhan. Pertemuan itu juga sudah lama,” kata Tony Supit kepada awak media usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (11/5) 2025.
Ia juga menepis anggapan bahwa ada pembicaraan khusus terkait perkara hukum dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, lokasi pertemuan yang berada di tempat umum menjadi bukti bahwa tidak ada hal rahasia yang dibicarakan.
“Itu terjadi di tempat makan, jadi siapa saja bisa bertemu, Kalaupun ada pembicaraan yang rahasia, tidak mungkin dilakukan di tempat umum,” ujarnya.
Tony turut membantah isu yang menyebut dirinya memiliki kaitan dengan penanganan kasus hukum Bupati Sitaro. Ia menegaskan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan meminta publik tidak menggiring opini tanpa dasar.
“Mungkin ada yang merasa ini momen untuk dikaitkan, entah karena dulu pernah berkompetisi di politik dan dianggap masih ada sisa sakit hati atau apa, saya tidak tahu. Yang jelas, itu murni kebetulan dan tidak ada hubungan apa-apa seperti yang disangkakan,” pungkasnya.
(*/in)
