MANADO – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, melakukan kunjungan lapangan ke kawasan Malalayang Beach Walk (MBW) I pada sore hari ini, Kamis (18/06/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur serta tingkat kebersihan di salah satu destinasi wisata pantai yang paling ramai dikunjungi di Kota Manado.
Sesampainya di lokasi, Wali Kota beserta rombongan disambut oleh pengelola MBW, Stevanus D. Polii, beserta jajarannya. Turut hadir dalam survei lapangan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado, John Suwu; Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pontowuisang Kakauhe; Camat Malalayang, Jusuf Kopitoy; serta sejumlah tokoh masyarakat seperti Jeffry Polii, Allen Rantebua, Ketua Lingkungan, dan beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dalam peninjauannya, Wali Kota Andrei Angouw berjalan kaki menyusuri sepanjang area MBW I untuk memeriksa secara detail kondisi fasilitas umum. Ia mencatat adanya beberapa kerusakan kecil pada infrastruktur yang perlu segera diperbaiki agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Selain aspek infrastruktur, Wali Kota juga memberikan perhatian khusus terhadap masalah kebersihan. Ia menyayangkan masih ditemukannya sampah yang berserakan dan tidak dibuang pada tempatnya.
“Malalayang Beach Walk adalah ikon pariwisata pinggiran pantai yang sudah sangat terkenal dan menjadi wajah Kota Manado. Karena itu, tempat ini harus benar-benar indah, bersih, dan estetik,” tegas Andrei Angouw di lokasi.
Wali Kota berharap kepada seluruh pihak, termasuk pengelola, dinas terkait, maupun pengunjung, untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan tersebut. Menurutnya, keindahan visual dan kebersihan lingkungan merupakan kunci utama dalam mempertahankan daya tarik wisata MBW sebagai ruang publik yang nyaman bagi warga maupun wisatawan.
Menindaklanjuti temuan di lapangan, Kepala Dinas PUPR dan DLH diminta untuk segera berkoordinasi dengan pengelola untuk melakukan perbaikan minor pada infrastruktur serta meningkatkan frekuensi pembersihan sampah, terutama di titik-titik rawan.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Manado untuk terus merawat aset-aset wisata publik agar tetap layak pakai, aman, dan menyenangkan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program peningkatan sektor pariwisata daerah. (*)
