Katabrita – Bank Mandiri Area Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) terus memperkuat dukungannya terhadap program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program literasi dan inklusi keuangan yang menyasar pelajar sejak usia dini.
Area Head Bank Mandiri Sulawesi Utara dan Gorontalo, Darojat Wirabuana, mengatakan pihaknya saat ini sangat fokus menjalankan program edukasi keuangan di sekolah-sekolah, sejalan dengan program GENCARKAN yang dicanangkan OJK.
“Kami di Bank Mandiri Sulawesi Utara-Gorontalo sedang fokus sekali mendukung program OJK yang namanya GENCARKAN. Salah satunya dengan memberikan literasi keuangan sejak dini,” ujar Darojat saat kegiatan Media Update OJK Triwulan II 2026 di Manado, Kamis (25/6) /2026.
Menurut Darojat, salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas pemanfaatan Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP.
Ia mengungkapkan, jumlah nasabah SimPel di Bank Mandiri mengalami peningkatan yang cukup signifikan seiring masifnya pelaksanaan program literasi keuangan di lingkungan sekolah.
“Tabungan SimPel yang kami pasarkan meningkat cukup besar. Saat ini kami masih terus menjalankan literasi keuangan di sekolah-sekolah yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri,” katanya.
Darojat menjelaskan, melalui tabungan SimPel, anak-anak diperkenalkan dengan pengelolaan keuangan sejak dini, termasuk pengalaman memiliki rekening, buku tabungan hingga kartu ATM.
Selain SimPel, Bank Mandiri juga menghadirkan produk tabungan digital NextGen yang diperuntukkan bagi anak berusia 10 tahun hingga di bawah 17 tahun atau sebelum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Tabungan NextGen terhubung dengan rekening orang tua melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, sehingga anak-anak dapat mulai mengenal transaksi digital secara aman dan terpantau.
“Anak-anak bisa belajar bertransaksi menggunakan QRIS maupun pembayaran digital lainnya. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami mendukung literasi keuangan sejak dini,” jelasnya.
Darojat menambahkan, tingginya antusiasme pelajar terhadap produk-produk tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan sejak usia muda.
“Kami sangat fokus terhadap program OJK yang namanya GENCARKAN,” tandasnya.
(*/in)
