MANADO – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 403 Kota Manado, Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Sekretaris daerah (Sekda) Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., menyambangi tiga warga senior atau Centenarian (berusia di atas 100 tahun) pada Sabtu (25/7/2026).
Ketiga tokoh sepuh tersebut adalah Oma Sofie (100 tahun), Oma Jima (104 tahun), dan Opa Gayus yang tepat hari ini genap berusia 103 tahun.
Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para lansia yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang Kota Manado, sekaligus sebagai simbol perhatian terhadap kesejahteraan kelompok usia lanjut.
Berdasarkan validasi data administrasi kependudukan (KTP dan Kartu Keluarga), ketiga nama tersebut memang tercatat memiliki usia di atas satu abad. Yang membanggakan, saat dikunjungi oleh Wali Kota, kondisi fisik dan mental mereka ternyata masih sangat baik dan jauh dari kondisi vegetative state.
Rata-rata ketiga centenarian ini berada pada level disabilitas moderat (level 4), yang berarti mereka masih mampu bergerak secara mandiri, melakukan aktivitas dasar sehari-hari, serta tetap aktif berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitar.
Fakta ini menunjukkan tingginya kualitas hidup dan perawatan kesehatan yang diterima oleh para lansia di Kota Manado.
“Melihat mereka masih sehat, ceria, dan bisa berinteraksi adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Ini membuktikan bahwa Manado tidak hanya kota yang maju, tetapi juga kota yang ramah bagi warganya di segala usia,” ujar Wali Kota Andrei Angouw usai menyerahkan hadiah secara simbolis.
Selain tiga centenarian tersebut, data resmi kependudukan Kota Manado mencatat adanya lebih dari 100 warga yang berusia antara 90 hingga 99 tahun (Nonagenarian).
Angka ini diprediksi akan terus meningkat di masa depan seiring dengan peningkatan kualitas hidup, nutrisi, dan kemajuan teknologi kesehatan.
Namun, fenomena penuaan populasi ini juga membawa tantangan demografi tersendiri. Sekda dr. Steaven Dandel menekankan pentingnya menjaga keseimbangan struktur penduduk.
“Proporsi penduduk produktif harus selalu lebih tinggi dibandingkan kelompok dependen agar produktivitas negeri tetap terjaga. Kualitas hidup kedua kelompok ini, baik yang produktif maupun lansia, merupakan target utama pembangunan kependudukan kita ke depan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Manado berkomitmen untuk terus menyediakan layanan kesehatan dan jaminan sosial yang memadai bagi para lansia, memastikan mereka dapat menikmati masa tua dengan bahagia, bermartabat, dan tetap merasa dihargai oleh masyarakat dan pemerintah. (*)
