Sapu Tiga Gelar Juara, TP PKK Kota Manado Dominasi Lomba Cipta Menu B2SA Tingkat Provinsi Sulut

Manado1001 Dilihat

MANADO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar di Graha Gubernuran Sulawesi Utara pada Selasa (22/9/2026), delegasi Kota Manado berhasil menyapu bersih tiga penghargaan utama.

Ketiga penghargaan tersebut diraih berkat kreativitas dan inovasi tim dalam mengolah pangan lokal menjadi sajian yang tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi standar gizi tinggi. Rincian prestasi yang diraih adalah:

1. Juara I Kategori Menu Lunch Box
2. Juara I Kategori Menu Pangan Hilirisasi
3. Juara II Kategori Menu Kudapan

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim dalam mengembangkan menu B2SA yang memanfaatkan potensi pangan lokal Sulawesi Utara. Para peserta dituntut untuk tidak hanya memperhatikan aspek rasa, tetapi juga nilai gizi, keamanan pangan, serta estetika penyajian.

Ketua TP PKK Kota Manado, Ny. Irene Angouw Pinontoan, memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga hari pelaksanaan. Dukungan moral dan teknis dari pimpinan TP PKK dinilai menjadi kunci semangat bagi para anggota tim untuk tampil maksimal di hadapan juri.

“Prestasi ini tidak lepas dari sinergi dan kerja sama seluruh pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pokja III TP PKK Kecamatan Bunaken Kepulauan serta semua pihak yang telah berkontribusi sehingga tim Kota Manado bisa membawa pulang tiga piala sekaligus,” ujar perwakilan TP PKK Kota Manado.

Capaian ini menegaskan peran strategis TP PKK Kota Manado dalam mendorong kreativitas keluarga dan memperkenalkan pola konsumsi pangan yang sehat kepada masyarakat.

Melalui lomba ini, TP PKK berharap dapat mengedukasi warga tentang pentingnya diversifikasi pangan dan pemanfaatan bahan lokal yang bergizi sebagai alternatif pengganti beras atau tepung terigu.

Dengan raihan juara di kategori Lunch Box, Pangan Hilirisasi, dan Kudapan, Kota Manado membuktikan bahwa pangan lokal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi hidangan modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *