MANADO – Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., didampingi Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen. TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Utara pada Senin (3/8/2026).
Pertemuan strategis ini difokuskan pada pembahasan persiapan final Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll Senduk memaparkan secara detail mengenai kesiapan teknis, rangkaian acara, serta target kunjungan wisatawan.

Ia juga secara khusus meminta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mensukseskan penyelenggaraan festival bunga bertaraf internasional tersebut.
Wali Kota menekankan bahwa TIFF bukan hanya milik Kota Tomohon, melainkan aset pariwisata bersama bagi seluruh Sulawesi Utara. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kota menjadi kunci utama dalam menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kami melaporkan perkembangan persiapan TIFF 2026 dan berharap Bapak Gubernur dapat memberikan dukungan penuh, baik dari sisi promosi maupun fasilitas pendukung, agar event ini berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujar Wali Kota Senduk.
Gubernur Yulius Selvanus menyambut positif laporan tersebut dan menyatakan komitmen Pemprov Sulut untuk terus mendukung agenda-event unggulan seperti TIFF yang telah menjadi ikon pariwisata Sulawesi Utara.
Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, termasuk Ketua Umum Panitia TIFF 2026 Levita Supit, S.H., M.H., Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Judhistira Siwu, serta Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P.
Kehadiran jajaran Pemprov Sulut dan aparat keamanan menunjukkan koordinasi lintas sektor yang solid untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama festival berlangsung.
Dengan terselenggaranya audiensi ini, diharapkan sinergi antara Pemprov Sulut dan Pemkot Tomohon semakin kuat dalam mengawal kesuksesan TIFF 2026 yang dijadwalkan akan menyuguhkan pesona bunga dan budaya Minahasa kepada dunia. (*)
