Wali Kota Tomohon Caroll Senduk Hadiri Pembukaan SMSI ke-82 GMIM 2026 di Manado

Tomohon879 Dilihat

MANADO – Wali Kota Tomohon, Pnt. Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Daerah Kota Tomohon, Pnt. drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tahun 2026 yang berlangsung di Manado Convention Center (MCC), pada Kamis (24/9/2026).

Ibadah pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf K. Wenas, M.Th. Momen bersejarah ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren secara bersama-sama oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., Ketua BPMS GMIM, jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, serta para pimpinan sinode, sebagai simbol dimulainya persidangan penting bagi gereja terbesar di Sulawesi Utara tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menekankan arti strategis dari pelaksanaan SMSI ke-82. Ia menyatakan bahwa sidang ini bukan sekadar agenda rutin organisasi gerejawi, melainkan kesempatan emas untuk merumuskan arah pelayanan ke depan.

“Momentum ini tentu memiliki arti yang sangat penting bagi perjalanan pelayanan GMIM, karena kegiatan ini bukan hanya sebuah agenda organisasi gerejawi, tetapi merupakan kesempatan untuk memikirkan, membicarakan, dan menetapkan arah kehidupan pelayanan gereja ke depan secara bersama-sama,” ujar Gubernur YSK.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan dengan lancar, penuh hikmat, dan dalam semangat kebersamaan. Ia optimis bahwa keputusan-keputusan yang dihasilkan dari sidang ini akan membawa dampak positif yang luas.

“Kiranya seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan dengan baik… sehingga menghasilkan keputusan yang dapat memperkuat pelayanan GMIM dan memberikan dampak positif bagi jemaat serta masyarakat,” ucap Wali Kota Caroll Senduk.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, Bupati Minahasa Selatan, Bupati Minahasa, seluruh jajaran BPMS GMIM, para pendeta, pelayan khusus, serta berbagai undangan lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah dan unsur pemerintahan menunjukkan dukungan penuh terhadap peran gereja dalam membangun moralitas dan kerukunan sosial di Sulawesi Utara. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *