BI Jadi Katalis, Dorong Sinergi Daerah Kendalikan Inflasi Pangan

Ekonomi, Ekonomi307 Dilihat

Katabrita – Bank Indonesia terus memperkuat perannya sebagai katalisator dalam mendorong sinergi antar daerah guna mengendalikan inflasi pangan. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tomohon yang dirangkaikan dengan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) bersama Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan wilayah.

“Bank Indonesia berperan sebagai katalis dalam memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi dapat berjalan efektif serta tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun inflasi di Sulawesi Utara relatif terkendali, sejumlah komoditas pangan masih memiliki potensi mengalami fluktuasi harga. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam konteks tersebut, kerja sama antar daerah dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memperlancar distribusi pangan. Dengan rantai pasok yang lebih efisien, tekanan terhadap harga dapat diminimalkan.

Selain itu, Bank Indonesia juga mendorong penguatan program pengendalian inflasi yang lebih terintegrasi, sejalan dengan transformasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) menjadi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) pada tahun 2026.

Melalui pendekatan ini, pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada stabilitas harga, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi kebijakan dan kolaborasi antar daerah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan inflasi yang bersifat dinamis.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, serta jajaran TPID dari Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Sebagai wujud konkret dari sinergi tersebut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama serta Perjanjian Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Melalui peran aktif Bank Indonesia sebagai katalis, diharapkan koordinasi antar daerah semakin kuat dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *