Dua Dekade Lebih Beroperasi, PLTP Lahendong Tetap Andal Suplai Listrik Sulutgo

Ekonomi, Ekonomi2586 Dilihat

Katabrita – Lebih dari dua dekade beroperasi, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terus menunjukkan keandalannya dalam menopang kelistrikan wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo). Sejak unit pertamanya beroperasi secara komersial pada 2001, pembangkit ini tetap mampu menghasilkan daya optimal hingga saat ini.

Manager Unit Layanan Pusat Listrik PLTP Lahendong PLN IP, H.S.M. Saragih, mengungkapkan bahwa proses eksplorasi panas bumi di Lahendong sudah dimulai sejak 1994–1996. Pembangunan Unit 1 dimulai pada 1996 dan beroperasi pada 2001, disusul Unit 2 pada 2007, Unit 3 pada 2009, dan Unit 4 pada 2011. Seluruh unit masih aktif beroperasi penuh hingga sekarang.

“Unit 1 sudah beroperasi selama 25 tahun dan masih bisa beroperasi maksimal 20 MW. Unit 2 beroperasi sejak 2007, Unit 3 pada 2009, dan Unit 4 pada 2011. Semuanya hingga kini masih beroperasi penuh menyuplai sistem Sulutgo,” jelas Saragih.

Total kapasitas PLTP Lahendong yang mencapai 80 MW memberi kontribusi signifikan bagi kebutuhan listrik di wilayah tersebut. Dari beban puncak sistem kelistrikan Sulutgo yang mencapai 490 MW, sekitar 18 persen disuplai oleh pembangkit ini. Kontribusi tersebut sekaligus menegaskan bahwa energi panas bumi tetap menjadi sumber energi baseload yang stabil dan dapat diandalkan.

Meski telah beroperasi lebih dari 20 tahun, PLTP Lahendong tetap mencatat performa optimal berkat pemeliharaan intensif dan pengelolaan yang dilakukan PT Indonesia Power (PLN IP) sebagai subholding PLN. Keberlanjutan operasional ini memperlihatkan bahwa panas bumi mampu menjadi sumber energi bersih yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan rekam jejak panjang dan kinerja andal, PLTP Lahendong kini menjadi contoh keberhasilan pengembangan energi terbarukan di kawasan timur Indonesia serta bukti nyata komitmen PLN dalam menyediakan listrik bersih dan stabil bagi masyarakat.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *