OJK Mengajar di Unsrat, Tekankan Peran Lembaga Pembiayaan dalam Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi, Ekonomi858 Dilihat

Katabrita – Dalam rangka memperingati HUT ke-14 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), digelar kegiatan OJK Mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi (FEB Unsrat) Manado, Jumat (10/10) 2025. Kegiatan bertema “Peran Penting Lembaga Pembiayaan dalam Pertumbuhan Ekonomi” ini diikuti ratusan mahasiswa.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menyampaikan bahwa industri pembiayaan memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi riil dan pembiayaan produktif di berbagai sektor.

“Salah satu yang terpenting tentunya adalah usaha mikro atau UMKM kita. Datanya mencapai Rp265,22 triliun atau 26,65 persen dari total aset Rp1.046,94 triliun. Itu besar, dan kami berharap terus meningkat karena baik sekali untuk negeri ini,” ujar Agusman.

Ia menjelaskan, hingga Agustus 2025, sektor pembiayaan nasional yang terdiri dari lembaga pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya, telah memiliki portofolio aset sebesar Rp1.046,94 triliun dan menyalurkan pembiayaan Rp967,59 triliun kepada masyarakat.

Menurutnya, lembaga pembiayaan berperan besar dalam memperluas akses keuangan, memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Agusman berharap kegiatan OJK Mengajar dapat menumbuhkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa sejak dini.

“Pembekalan seperti ini penting agar mahasiswa memahami lebih awal hal-hal mendasar tentang keuangan dan lembaga pembiayaan,” katanya usai memberikan materi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat, Arthur Gehart Pinaria.

Dalam sambutannya, Arthur menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dengan dunia pendidikan melalui kegiatan edukatif seperti OJK Mengajar.

“Kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial yang cerdas di masa depan,” ujarnya.

Arthur juga memaparkan capaian edukasi keuangan di Sulawesi Utara sepanjang 2025.

“Selama tahun ini, kami telah melaksanakan 274 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 273.448 peserta di seluruh wilayah Sulut. Khusus untuk pelajar dan mahasiswa, ada 119 kegiatan dengan total 6.990 peserta,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini terdapat 29 Duta Literasi Keuangan di Sulawesi Utara, di mana 10 di antaranya berasal dari Unsrat.

Melalui kegiatan ini, OJK berharap mahasiswa semakin memahami peran strategis sektor pembiayaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda.

 

(/in)*

 

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *