Ponsel Aman, Identitas Terlindungi: Telkomsel dan Komdigi Lanjutkan Uji Coba Registrasi Biometrik

Ekonomi, Ekonomi2263 Dilihat

Katabrita – Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) kembali melaksanakan uji coba registrasi pelanggan jasa telekomunikasi menggunakan data kependudukan biometrik di GraPARI Graha Merah Putih, Jakarta (7/10) 2025. Inisiatif ini bertujuan mendukung penguatan keamanan identitas digital dan perlindungan data pelanggan.

Dalam uji coba kali ini, Telkomsel menghadirkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang telah ditingkatkan keamanannya, termasuk penerapan liveness detection sesuai standar ISO 30107 (aktif dan pasif) untuk memastikan subjek yang hadir adalah individu yang benar-benar hidup, bukan foto, video, atau manipulasi digital (deepfake).

Pengujian dilakukan melalui berbagai skenario layanan pelanggan, seperti registrasi pelanggan baru dan penggantian kartu SIM, menggunakan aplikasi dan webpage yang dirancang untuk mendukung proses registrasi biometrik mandiri.

Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya kasus penyalahgunaan nomor seluler untuk penipuan, hoaks, dan tindak kejahatan digital, serta potensi penyalahgunaan data identitas (NIK dan No. KK) untuk registrasi ganda atau tidak sah.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin H. Abdullah, menekankan pentingnya perlindungan pengguna ponsel melalui sistem registrasi biometrik. “Registrasi berbasis biometrik ini dirancang untuk melindungi pengguna ponsel di Indonesia. Kami mengapresiasi Telkomsel yang telah mengambil langkah nyata dalam menguji sistem ini sebagai bagian dari tanggung jawabnya terhadap pelanggan,” ujar Edwin H. Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi.

Edwin menambahkan bahwa registrasi biometrik diharapkan menjadi standar baru dalam industri seluler, sekaligus menunjukkan perhatian operator terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan. “Langkah ini menunjukkan bahwa operator tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan yang sejatinya menjadi fondasi pertumbuhan bisnis dan ekonomi negara,” tambahnya.

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menekankan dukungan Telkomsel terhadap kebijakan pemerintah untuk memperkuat keamanan identitas digital pelanggan. “Telkomsel mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan registrasi berbasis biometrik untuk meningkatkan keamanan identitas digital pelanggan. Dengan pendekatan bertahap dan terukur, serta memperhatikan kesiapan ekosistem dan perangkat pendukung, kami yakin kebijakan ini dapat memberi manfaat optimal bagi masyarakat, terutama dalam melindungi data pelanggan dari risiko pemalsuan dan penyalahgunaan,” kata Stanislaus Susatyo, Direktur Sales Telkomsel.

Stanislaus menambahkan bahwa Telkomsel akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. “Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Uji coba ini juga sejalan dengan strategi Telkomsel menghadirkan layanan beyond connectivity, memperkuat kualitas Know Your Customer (KYC), serta mendukung visi pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang aman, inklusif, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP