Katabrita – PLN UP3 Manado bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar program pelatihan budidaya ayam buras dan pengolahan limbah bagi anggota Kelompok Pangi Farm. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Electrifying Agriculture yang dikembangkan PLN untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, Karel Lala, menekankan pentingnya kolaborasi antara PLN dan pemerintah kota.
“Dukungan PLN melalui pelatihan dan pemberian peralatan listrik memberi peluang bagi peternak untuk meningkatkan produktivitas, menurunkan biaya operasional, dan mengembangkan usaha yang mandiri,” kata Karel.
Program ini mencakup pelatihan, pemberian peralatan modern seperti mesin pencacah, mesin pencabut bulu ayam, mesin penetas, serta sistem perairan berbasis pompa listrik. Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap peternak memiliki sarana dan keterampilan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” jelas Revi.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kehadiran PLN bukan sekadar menyalurkan energi listrik, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan ketahanan pangan nasional.
“Melalui program sinergi ini, PLN hadir sebagai mitra strategis bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Usman.
Ketua Kelompok Pangi Farm Tomohon, Rinny Runtu, menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari program PLN Peduli. Menurutnya, bantuan PLN telah memberikan manfaat nyata dalam pengembangan usaha kelompoknya.
(*/in)
