Katabrita – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Wabudori berkapasitas 1,2 Megawatt (MW) di Kabupaten Supiori, Papua, akan melalui tahapan matang mulai dari pembaruan studi kelayakan (feasibility study/FS) hingga penyusunan detail engineering design (DED). Proyek ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan listrik merata di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa pembangunan PLTM ini menargetkan operasi pada tahun 2028 atau lebih cepat. Pembangkit akan memanfaatkan aliran Sungai Wabudori sepanjang lima kilometer yang bermuara di Teluk Wabudori.
Tahapan FS dan DED dilakukan untuk memastikan proyek dapat berjalan sesuai standar keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan energi. PLN juga melibatkan tenaga lokal dan pihak terkait untuk mendukung proses konstruksi.
PLTM Wabudori akan memperkuat sistem kelistrikan Biak 20 kV, memasok listrik setara untuk 1.666 rumah, dan memberikan dampak positif bagi ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Supiori.
Masyarakat yang telah menunggu listrik lebih dari 15 tahun menyambut baik proyek ini. Kehadiran PLTM diharapkan menjadi simbol kemajuan energi terbarukan dan memperkuat ketahanan energi di Papua.
(*/in)







