Katabrita – Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado sebagai tindak lanjut atas aduan yang disampaikan seorang masyarakat terkait pelayanan kelistrikan.
RDP dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos, didampingi Sekretaris Komisi Yongkie Limen serta Anggota Komisi Amir Liputo. Hadir mewakili PLN UP3 Manado, Asisten Manajer Perencanaan Roland Sibueya, Senior Manajer Perencanaan Sistem Kelistrikan Wahidin, dan Manajer Perencanaan Sistem Kelistrikan Deky Leo.
Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos menjelaskan, rapat kali ini difokuskan pada bidang perencanaan karena pejabat PLN yang hadir berasal dari bidang tersebut. Meski demikian, sejumlah program pengembangan kelistrikan di Sulawesi Utara turut dipaparkan dalam pertemuan tersebut.
Salah satunya, PLN menargetkan seluruh desa di Sulawesi Utara telah teraliri listrik pada tahun 2027. Untuk wilayah kepulauan yang masih bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), PLN juga menyiapkan program dedieselisasi melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
“PLTS juga perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Memang biaya pemasangannya cukup besar, tetapi setelah terpasang manfaatnya bisa dinikmati dalam jangka panjang,” ujar Berty.
Dalam RDP tersebut, Anggota Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait penggantian meteran listrik yang mengalami kerusakan.
Menanggapi hal itu, Asisten Manajer Perencanaan PLN UP3 Manado Roland Sibueya menegaskan bahwa penggantian meter listrik yang rusak tidak dipungut biaya.
“Penggantian meter tidak ada biaya. Namun apabila pelanggan ingin beralih dari sistem pascabayar ke listrik prabayar, maka hanya dikenakan biaya pembelian token awal,” jelas Roland.
Komisi III DPRD Sulut memastikan akan terus mengawal berbagai persoalan kelistrikan yang menjadi aspirasi masyarakat. Rapat lanjutan bersama jajaran PLN juga akan dijadwalkan dengan menghadirkan unit yang sesuai dengan materi pembahasan agar setiap persoalan dapat dibahas secara lebih spesifik dan menghasilkan solusi yang konkret.
(*/in)
