Katabrita – Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tercatat 5,42 persen pada Triwulan II 2026. Namun, di tengah sejumlah indikator makro yang menunjukkan capaian positif, Pemerintah Provinsi Sulut masih menaruh perhatian pada angka pengangguran.
Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.
Selain pertumbuhan ekonomi, Gubernur menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut pada 2025 mencapai 76,32, lebih tinggi dari rata-rata nasional 75,90.
Sementara itu, angka kemiskinan pada Triwulan II 2026 berada di angka 6,32 persen, sedangkan inflasi tercatat 2,53 persen.
Meski demikian, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulut masih berada pada angka 5,85 persen.
Menurut Gubernur, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemprov Sulut akan memperkuat investasi yang bersifat padat karya serta meningkatkan program pelatihan vokasi melalui BLK Bitung.
Capaian dan tantangan tersebut, kata Gubernur, menjadi bagian dari upaya mendorong Sulut terus bergerak melalui semangat “Sulut MELAJU”, yakni maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Sulut tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga sinergi dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan, capaian ekonomi harus terus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan dan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat.
(*/in)
