Katabrita — Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan optimismenya bahwa ekonomi Sulut mampu mencapai pertumbuhan sebesar 7 persen pada akhir tahun 2025.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka penjelasan terhadap Ranperda RPJMD Provinsi Sulut Tahun 2025–2029 dan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.
Dalam penjelasannya, Gubernur Yulius Selvanus (YSK) menyebutkan bahwa pada Triwulan I Tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara tercatat sebesar 5,62 persen. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 4,87 persen.
“Sektor yang paling banyak menyumbang adalah pertanian, kehutanan, perikanan, disusul perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, serta industri pengolahan,” ujar Gubernur.
Kota Manado tercatat sebagai penyumbang terbesar terhadap PDRB Sulawesi Utara, yakni sebesar 28,14 persen.
Optimisme pertumbuhan ini, menurut Gubernur, akan terus digelorakan melalui optimalisasi potensi Sumber Daya Alam (SDA), pemberdayaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta penguatan koperasi. Gubernur juga menyebutkan bahwa visi besar pembangunan ekonomi Sulawesi Utara akan disinergikan dengan semangat percepatan yang digaungkan oleh Presiden RI.
(*/in)
