Komisi III DPRD Sulut Gelar RDP Bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi I

Legislatif146 Dilihat

Katabrita – Komisi III DPRD Provinsi Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Senin (3/6) siang bertempat di Ruang Rapat Komisi III.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi III, Berty Kapojos dan Sekretaris Komisi III, Amir Liputo didampingi Anggota Komisi III, Yongki Limen, Ayub Ali, Tanao Jangkobus dan Arthur Kotambunan.

Adapun salah satu persoalan yang menjadi sorotan dalam rapat tersebut yakni masalah Sungai Bailang dan Sungai Mahawu.

Sekretaris Komisi III, Amir Liputo mempertanyakan mengenai Sungai Mahawu dan Sungai Bailang. Kalau Banjir besar itu bukan lagi tenggelam, tapi rumah-rumahnya hilang.

“Tahun ini kami baca belum ada penanganannya. Sudah 10 tahun saya disini, itu selalu lagi design-design. Tolonglah sampaikan. Kami juga akan rencanakan kesana menagih janji,” ujar Liputo

“Saya berbicara dari hati Pak, kenapa setiap diungkapkan di RDP sampai sekarang tidak ada anggarannya. Mudah-mudahan lewat Pak Sugeng minimal bisa teranggarkan dan designnya selesai,” harapnya

Liputo menambahkan, terus terang saya tidak setuju dengan pekerjaan yang ada sekarang. Karena itu tidak menyelesaikan masalah.

“Setiap hujan sekarang malah lebih parah, kan itu tanggul yang ada di rombak kemudian diganti dengan bronjong. Bronjong ini bukan menahan air, Saya mohon pak, tolong lihat keadaan masyarakat,” tambahnya

Sementara itu, Kepala BWSS I, Sugeng Harianto saat diwawancarai awak media mengatakan hari ini kami menerima banyak masukan terkait dengan Banjir kemudian juga kegiatan-kegiatan lain yang perlu kita tindak lanjuti.

“Dalam waktu dekat kami akan mempelajari apa yang sudah kami terima, masukan dari Anggota DPRD yang terhormat, dan apa saja yang bisa kita tindaklanjuti segera dalam waktu dekat maupun dalam proses nanti,” jelasnya.

“Karena tugas kami disini adalah menampung, menerima masukkan dan permohonan dari masyarakat melalui DPRD nanti kita akan sampaikan kepada Pemerintah Pusat, kalau yang bisa kita tangani segera akan kita tangani tapi kalau tidak kami akan sampaikan ke Pemerintah Pusat untuk kita mintakan anggaran untuk penanganan banjir-banjir yang tadi di sampaikan terutama di Mahawu dan Bailang.” tutup Sugeng

 

(**in)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *