Bank Sampah Naik Kelas, Pegadaian dan Forsepsi Kampanyekan Emas sebagai Pelindung Nilai

Ekonomi, Ekonomi, Manado, Sulut1355 Dilihat

Katabrita – PT Pegadaian Kanwil V Manado menjalin kemitraan strategis dengan Forum Sahabat Emas Peduli Sampah (Forsepsi) untuk memperluas dampak program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui penguatan peran bank sampah. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dan literasi keuangan, khususnya melalui program konversi sampah menjadi tabungan emas.

Pemimpin Pegadaian Kanwil V Manado, Pratikno, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan memperkuat fungsi edukatif bank sampah binaan dalam hal pengelolaan lingkungan, manajemen sampah, serta pemahaman keuangan masyarakat.

“Bank sampah bukan hanya tempat menabung sampah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan konsep investasi emas sebagai pelindung nilai kekayaan. Sampah yang disetor akan dikonversikan menjadi saldo Tabungan Emas,” ujar Pratikno, Jumat (4/7/2025).

Saat ini, dari total 11 bank sampah yang dibina Pegadaian di wilayah Kanwil V Manado, baru empat yang aktif menjalankan fungsi ideal. Melalui kolaborasi dengan Forsepsi, Pegadaian menargetkan peningkatan baik secara kuantitas maupun kualitas bank sampah binaan.

“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang teredukasi dan ikut dalam program ini. Sampah rumah tangga bisa menjadi pintu masuk untuk memahami nilai emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dari inflasi,” jelasnya.

Ketua Umum Forsepsi, Mina Dewi Sukmawati, mengapresiasi kemitraan ini dan menyebut bahwa saat ini Forsepsi menaungi lebih dari 400 bank sampah di berbagai daerah. Menurutnya, kolaborasi dengan Pegadaian membuka peluang besar dalam hal pembinaan, pemberdayaan, serta dukungan sarana dan pembiayaan.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah. Dengan pendekatan ekonomi, seperti konversi ke tabungan emas, masyarakat menjadi lebih termotivasi dan terlibat,” kata Dewi.

Sinergi antara Pegadaian dan Forsepsi diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesadaran lingkungan, namun juga menjadi fondasi penguatan inklusi keuangan masyarakat melalui cara yang sederhana, terukur, dan berkelanjutan.

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *