Banyak Harapan, Saran Serta Usulan saat Tatap Muka Pemkot Manado, Kapolresta, Dandim 1309 di Kecamatan Bunaken Kepulauan

Manado3045 Dilihat

MANADO – Berbagai usulan dan pertanyaan serta harapan yang disampaikan oleh tokoh-tokoh agama, Tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda lintas agama saat tatap muka Pemkot Manado, Kapolreta, Dandim 1309 yang dilaksanakan di Dermaga Bunaken Kecamatan Bunaken Kepulauan, Sabtu (23/08/25).

Foto: nny)

Saat dibuka sesi dialog yang diawali dengan Pdt Marsyelin Margaretha Hoke, MTh dari Jemaat GMIM Bukit Sion Pangalingan Manado Tua terkait masalah-maaalah yang terjadi sehubungan dengan Kamtibmas.

(Foto: nny)

“Ketika didapati kelompok pemuda bermasalah dan kemudian ditangkap dan dibawa ke kantor polisi, bolehkah sedikit share apa yang menjadi latarbelakang  sehingga mereka melakukan tindakan tersebut sehingga itu bisa sinkron dengan percakapan yang bisa kami bangun ditengah jemaat,” ucap Pdt Hoke.

(Foto: nny)

Menariknya, Ratna Antu dari kelurahan Alung Banua yang menanyakan terkait apa yang sudah terjadi di Kelurahan Alban tentang situasi dan kondisi yang ada yang memang sangat butuh perhatian dari pemerintah yang ada karena apa yang terjadi di Alban sangat luar biasa sehingga kami waktu itu dipanggil menjadi saksi setelah terjadi antara kejadian di Alban.

“Satu hal yang saya sangat berterimakasih buat Kapolres yang sudah menjelaskan bahwa masalah ini sudah dalam proses dan mencari solusi supaya keadaan tetap aman dan damai, dan itulah harapan kami,” tutur Ratna.

Pdt Rey Daud gembala GPDI Victory Manado Tua satu memberikan beberapa usulan dan saran di antaranya kata dia, kalau boleh acara seperti ini jangan dilakukan pada hari jumat dan sabtu.

“Jumat adalah ibadah umat Muslim dan Sabtu adalah ibadah Advent hari ketujuh, kami para Pdt kalau hari sabtu ada persiapan pelayanan besoknya,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap hari raya nasional dan gereja ada judi sambung ayam yang dilaksanakan di pulau-pulau ini dengan alasan  ada ijin dari pihak berwajib apakah ini benar atau tidak.

Lain halnya dengan Pdt Nova Dowah-Konjansow tokoh agama di Bunaken  yang menyampaikan salam buat Wali Kota Manado Andrei Angouw ingin memberitahukan terkait akses jalan karena kadang-kadang kalau air surut harus ke Bahowo sementara aksesnya bagaimana turis mau masuk atau pun ada acara-acara dari Manado di Bunaken terhalang dengan air karena harus jalan di nyari beberapa kilo meter.

‘Jadi mohonlah agar dapat diperhatikan juga jalan di Batu Meja, saya lihat airnya sudah dijalan jadi memang rusak total  sementara akses yang mau dekat  di rap-rap atau di Batu Meja sementara di Luley itu tidak sembarang orang masuk meskipun air surut atau naik tetap bisa masuk masuk tapi dilarang harus ada ijin  berharap pemerintah juga bisa memperhatikan hal tersebut agar masyarakat juga bisa dipermudah akses cepat ke Bunaken,” harapnya.

Perlu diketahui, Wali Kota Manado Andrei Angouw diwakili Asisten I Juleses Ohlers SH menghadiri kegiatan tersebut.

Selain itu hadir juga Ketua Presidium BKSAUA Pdt Judi Tunari  M. Teol, Kapolres Manado Kombel Pol Irham Khalid dan jajaran, Asisten I Julises Oehlers S.H, Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandan, SE  Kabag Kesra Otniel Tewal, Kapolsek Bunaken Kepulauan,mewakili Dandim 1309 Manado, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda lintas agama.

Walikota dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten I Juleses Ohlers mengapresiasi kegiatan tersebut yang merupakan kegiatan terakhir.

Ia berharap kepada tokoh-tokoh agama untuk membangun komunikasi yang baik bersama umat, jemaat bahkan dengan masyarakat. Kondusifitas harus dapat dijaga dengan baik, koordinasi antar tokoh agama ditingkat lingkungan, tingkat kelurahan dan dalam skup lebih luas harus selalu dilakukan.

“Kewaspadaan bersama harus dibangun sebab potensi mengganggu kamtibmas seperti bawah sajam kurang lebih seribuan dengan berbagai kategori baik rendah, sedang dan tinggi. Walikota selanjutkan menjabarkan beberapa kasus kriminal termasuk kasus pembunuhan yang terjadi terakhir,” ucap Ohlers mengutip sambutan walikota.

Kata Ohlers, bagi Walikota hal-hal ini harus diwaspadai, antisipasi dan bagaimana melalukan pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang menggangu kamtibmas.

“Terima kasih atas koordinasi yang sudah terbangun selama ini,” tandanya. (nny)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *