Katabrita – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang kartal sebesar Rp14–15 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui program Semarak Rupiah Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI) 2025.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa penyediaan uang layak edar tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran transaksi tunai masyarakat selama momentum perayaan keagamaan.
“Untuk kebutuhan penukaran uang, kami memperkirakan kebutuhan uang kartal mencapai Rp14–15 miliar agar kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi,” ujar Joko dalam sambutannya pada ibadah sesi keempat di GPDI Pusat Sam Ratulangi Manado, Minggu (14/12) 2025.
Meski terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS dan layanan digital lainnya, Joko menegaskan bahwa uang tunai masih memiliki peran penting, khususnya pada momen perayaan yang sarat dengan kegiatan sosial dan keagamaan.
Oleh karena itu, BI menghadirkan program SERUNAI 2025 yang secara resmi dikick off usai pelaksanaan ibadah sesi keempat di GPDI Pusat Sam Ratulangi Manado. Program ini memberikan layanan penukaran uang layak edar bagi jemaat dan masyarakat.
Dalam pelaksanaan SERUNAI 2025, BI Sulawesi Utara bekerja sama dengan 10 gereja serta enam mitra strategis di Kota Manado dan Kota Kotamobagu yang menjadi lokasi penukaran uang secara bergiliran.
Selain menyiapkan uang kartal dalam jumlah besar, BI juga menerapkan pembatasan penukaran maksimal Rp5 juta per orang agar layanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Inovasi lainnya, layanan penukaran uang dalam program SERUNAI 2025 kini dapat dilakukan menggunakan QRIS, tidak hanya dengan uang tunai.
Program SERUNAI 2025 akan berlangsung hingga 23 Desember 2025 dengan paket penukaran uang sesuai pecahan yang telah ditetapkan Bank Indonesia.
(*/in)







