MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) menyerahkan dua unit traktor empat roda kepada petani binaan Kodim 1309 Manado dan Polresta Manado.
Alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit traktor roda empat untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Jumat (30/01/26 dan dihadiri langsung oleh Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, S.IK., Dandim 1309/Manado Letkol Arh. Yosip Brozti Dadi, SE., M.Tr (Han), Kepala DPKP Kota Manado M. Sofyan, AP., M.Si., Inspektur Kota Manado Yudi Edard, M.Ars., perwakilan Bagian Aset BKAD Kota Manado, serta Camat Mapanget Deysie Kalalo.

Turut hadir pula para penyuluh pertanian dan kelompok tani binaan.
Perlu diketahui, kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima pinjam pakai alsintan dari Pemerintah Kota Manado kepada Polresta Manado dan Danramil 1309, untuk dimanfaatkan oleh para petani binaan.
Wali Kota Manado Andrei Angouw melalui Wakil Wali Kota dr Richard Sualng dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan bagian dari program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan pangan daerah.
“Pemerintah Kota Manado sangat berbangga dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam mendukung dan menyukseskan program nasional di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Sualang juga menyampaikan bahwa meskipun Kota Manado bukan daerah produksi pertanian utama, namun tetap memiliki tanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya.
Karena itu, sinergi lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri, menjadi kunci keberhasilan program. Keterbatasan anggaran daerah mendorong Pemkot Manado untuk aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, guna memperoleh dukungan berupa bantuan bibit, pupuk, serta sarana dan prasarana pertanian.
“Bantuan alsintan yang kita terima ini sangat membantu dan menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala DPKP Kota Manado, M. Sofyan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada akhir tahun 2025, Kota Manado memperoleh bantuan 10 unit traktor dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Kota Manado, meskipun memiliki keterbatasan lahan pertanian.
“Kepercayaan ini tentu tidak lepas dari dorongan dan perhatian Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Meski lahan kita terbatas, kita justru ditantang untuk mampu mengoptimalkan lahan tidur yang ada guna menambah luas tanam,” ujar Sofyan.
Lagi menurut Sofyan, dua unit traktor roda empat yang diserahkan pada kesempatan tersebut akan dipinjam-pakaikan kepada Polresta Manado dan Kodim 1309 untuk dikelola dan dimanfaatkan oleh kelompok tani binaan.
Penggunaan alsintan akan diatur secara terkoordinasi, dengan harapan mampu mendorong terbentuknya kelompok-kelompok tani baru serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Sofyan juga menekankan pentingnya pendampingan dari para penyuluh pertanian, khususnya dalam peningkatan kualitas hasil panen dan pelaporan kegiatan pertanian.
“Keberlanjutan kegiatan tanam dan panen menjadi bagian penting dalam mendukung target penambahan luas tanam dan ketahanan pangan di Kota Manado,” pungkasnya. (*)







