TOMOHON – Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., didampingi Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng dan Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri kegiatan penanaman bunga sekaligus Launching Koperasi Sapi Perah di Show Window Kakaskasen pada Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Tomohon sebagai “Kota Bunga” yang berkomitmen penuh terhadap kebersihan, pengelolaan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran para delegasi internasional memberikan dimensi diplomasi yang kuat pada perayaan tahun ini.
Penanaman bunga melibatkan perwakilan diplomatik dari 12 negara, yang turut berpartisipasi langsung dalam aksi pelestarian lingkungan. Delegasi yang hadir antara lain:
1. Bosnia: Mr. Armin Limo (Ambassador) dan Mrs. Emina Limo.
2. Cuba: Mrs. Dagmar González Grau (Ambassador) dan Mr. Juan Francisco Gregorio Noyola Ugalde.
3. Ethiopia: Mr. Fekadu Beyene Aleka (Ambassador) dan Mrs. Gifty Abera Geleta.
4. Kazakhstan: Mr. Serzhan Abdykarimov (Ambassador) dan Mrs. Albina Abdykarimova.
5. Poland: Ms. Barbara Szymanowska (Ambassador).
6. Republic of Korea: Mr. Yoon Soon-gu (Ambassador) dan Mrs. Park Chan Soon.
7. Seychelles: Mr. Nico Barito (Ambassador), Mr. Erik Harivani, dan Mr. Aldi Darmawan.
8. Solomon Islands: Mrs. Gladys Kamia Isihanua (Ambassador).
9. Ukraine: Ms. Yevhenia Shynkarenko (Charge d’Affaires).
10. New Zealand: Mr. Hamza Haidon (Deputy Head of Mission).
11. Philippines: Mrs. Mary Jennifer Domingo Dingal (Consul General).
12. Konsul Kehormatan: Mr. Osco Letunggamu.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama lintas bangsa dan budaya.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama “Kota Bunga, Zero Waste” yang melibatkan unsur Pemerintah Daerah, legislatif, dan masyarakat. Seluruh pihak menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Tomohon Zero Waste City secara bertahap dan konsisten.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi gerakan sesaat selama TIFF 2026, tetapi bertransformasi menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan, mengurangi timbulan sampah, dan menciptakan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Launching Koperasi Sapi Perah. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mendorong pengembangan sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Integrasi antara pariwisata bunga dan agribisnis peternakan menunjukkan visi Pemkot Tomohon dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berbasis potensi lokal.
Dengan kolaborasi internasional dan komitmen domestik yang kuat, TIFF 2026 tidak hanya merayakan keindahan alam, tetapi juga meletakkan fondasi bagi masa depan Tomohon yang lebih bersih, sejahtera, dan ramah lingkungan. (*)
