GEMA MAKASE Resmi Diluncurkan, Targetkan 6.000 Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Kelas

Manado1005 Dilihat

MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) secara resmi meluncurkan Gerakan Masyarakat Manado Kembalikan Anak Bersekolah (GEMA MAKASE). Acara launching, sosialisasi, serta penandatanganan komitmen dukungan berlangsung di Aula Serbaguna Pemkot Manado, pada Kamis (1/10/2026).

Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, hadir langsung memimpin peluncuran gerakan ini. Turut hadir Asisten I Setda Kota Manado, Juleses Ohlers, S.H.; Ketua Komisi IV DPRD Manado, Jimmy Gosal; Muhamad Iqbal Ansari, Kepala Dinas Dikbud Kota Manado, Dr. Bart Karl Assa; pemerhati pendidikan Giofany Elly Andrean Agus; serta berbagai elemen masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wawali dr. Richard Sualang mengungkapkan data mengejutkan terkait angka putus sekolah di Kota Manado. Ia menyatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 6.000 anak di Kota Manado yang terhenti pendidikannya.

“Angka 6.000 ini cukup banyak dan menjadi perhatian serius kita semua. Pendataan di Kota Manado sudah cukup valid dan akurat, sehingga kita sudah bisa mengetahui kecamatan dan kelurahan mana yang memiliki angka tertinggi,” ujar Sualang.

Ia menekankan bahwa setelah diluncurkannya GEMA MAKASE, harus ada perubahan nyata di lapangan. Dengan data yang sudah dimiliki, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mengatasi masalah ini.

“Sebagai pemerintah, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah ini agar setiap anak mendapatkan haknya,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Lidwine Tombulu, SSTP, dalam laporannya menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak dan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

Masih adanya anak yang tidak bersekolah, berhenti sekolah, atau berisiko tidak melanjutkan pendidikan disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari sosial, ekonomi, kondisi keluarga, hingga akses layanan pendidikan. Oleh karena itu, permasalahan ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran tokoh agama, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat umum.

Gerakan GEMA MAKASE digagas sebagai upaya konkret untuk mengajak seluruh masyarakat peduli dalam menemukan, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak yang tidak bersekolah agar dapat meraih masa depan yang lebih baik. Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman, kepedulian, dan komitmen bersama untuk mewujudkan gerakan sosial yang memastikan seluruh anak di Kota Manado memperoleh kesempatan bersekolah.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen dukungan oleh para pihak terkait sebagai simbolisasi keseriusan Pemkot Manado dan mitra strategis dalam menuntaskan isu putus sekolah di daerah tersebut. (nny)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *