Hasil Kerjasama Pemkot Manado & Yayasan Windah Basudara, Warga Manado Tua Miliki Sumber Air Bersih

Manado2873 Dilihat

MANADO – Kerja keras Pemerintah Kecamatan Bunaken Kepulauan khususnya Kelurahan Manado Tua Dua bersama Yayasan Windah Basudara dan masyarakat untuk mendapatkan sumber air bersih akhirnya tercapai. Tak hanya air bersih, bak penampungannya juga langsung dibuat dengan dilakukan ibadah peletakan batu pertama oleh Pemerintah Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Pengeboran lahan untuk mendapatkan air bersih yang dilakukan Yayasan Windah Basudara disupport penuh oleh Pemerintah Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Camat Bunaken Imanuel Mandak, SE kepada sejumkah media, Selasa (30/09/25) mengatakan inisiatif awalnya dari Yayasan Windah Basudara yang direkom teman dari Baperida Kota Manado ke Camat kemudian nomor kontak yayasan diberikan ke ibu Lurah Manado Tua Dua.

Padahal tadinya yayasan hanya mencari sekolah yang akan diperbaiki. Namun hasil survei di Manado Tua sekolah yang mau diperbaiki muridnya kurang sehingga dirasa kecil penerima manfaatnya.

“Tapi saat diskusi kembali didapatlah info bahwa masalah air bersih menjadi kendala kebutuhan masyarakat sehingga dilakukan survey dan dibor sehingga dapatlah air bersih di lingkungan Satu Manado Tua Dua, yang jelas pemerintah sangat mendukung,” terang Mandak.

Lagi kata Camat Mandak dari dulu pemerintah dan masyarakat sudah berupaya walaupun ditengah kendala kondisi Pulau Karang yang terbatas sumber air tawarnya, ditambah lagi status kawasan yang membuat pembuatan sumur bor tidak bebas atau harus ada ijin.

“Bersyukur sudah ada sumber air bersih bagi masyarakat, ini juga tak lepas dari bantuan masyarakat setempat yang dengan gigih berusaha mendapatkan air bersih ” terangnya.

Mungkin mereka tidak tahu bahwa sudah banyak upaya Pemerintah dan  warga untuk mendapatkan sumber air bersih seperti sumur bor dari PU Manado “Program Kotaku 2021” tapi belum berhasil karena struktur penopang Pulau Manado Tua yaitu Pulau Karang yang terbatas volume airnya juga. Status Kawasan Konservasi juga yang sangat membatasi kegiatan Sumur Bor.

“Hal- hal diatas tersebut mendorong kearifan lokal warga dengan survival membuat sumur penampung air hujan disamping rumah dan pada saat musim kemarau panjang Pemerintah hadir dengan mensupplai kebutuhan air bersih warga dari daratan Manado dengan tong-tong air yg dibawah dengan Perahu.

“Jadi tidak benar 81 tahun diabaikan atau tidak ada upaya dari Pemerintah. Bahkan kehadiran Yayasan Windah Basudara di Manado Tua atas dukungan kerjasama Pemerintah dan warga, seperti survei,  sosialisasi dan negoisasi hibah pengadaan lahan warga, bahkan waktu kekeringan tahun 2023 Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr Richard Sualang dengan menggunakan perahu kecamatan  mengirimkan air kemasyarakat,” tandasnya. (nny)

 

 

 

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *