MANADO – Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lokal dan mendukung pengembangan pariwisata bahari, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar kegiatan seleksi peserta Program Pelatihan dan Sertifikasi Professional Association of Diving Instructors (PADI) bagi masyarakat Bunaken Kepulauan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (29/06/2026).

Kepala Dinas Disnaker Kota Manado, Fadly Kasim, S.H., menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Manado untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri Bunaken Kepulauan guna mendapatkan sertifikasi penyelam berstandar internasional.

Fadly menjelaskan bahwa program sertifikasi yang ditawarkan mencakup beberapa tingkatan, yaitu PADI Open Water Diver (sertifikasi dasar), PADI Advanced Open Water Diver (peningkatan pengalaman), PADI Rescue Diver (pelatihan penyelamatan), serta Emergency First Response (EFR) atau pertolongan pertama dan resusitasi.
“Untuk persyaratannya, peserta harus warga Bunaken Kepulauan dengan KTP setempat, sehat jasmani dan rohani, memiliki minat di bidang wisata bahari dan penyelaman, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sampai selesai,” ujarnya.
Tujuan utama dari program ini adalah menciptakan pemandu wisata (guide) lokal yang profesional, kompeten, dan bersertifikat internasional sesuai standar PADI. Hal ini diharapkan dapat menunjang kualitas pelayanan dan pengembangan pariwisata Bunaken Kepulauan sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Fadly menegaskan bahwa Pemkot Manado menanggung seluruh biaya terkait program ini. Fasilitas yang diterima peserta meliputi pelatihan oleh instruktur bersertifikat PADI, penginapan selama masa pelatihan, konsumsi (makan, minum, dan snack), penyediaan peralatan selam, hingga sertifikat PADI internasional dan sertifikat EFR.
“Seluruh biaya pelatihan, penginapan, konsumsi, dan sertifikasi ditanggung oleh program Pemkot Manado,” terang Fadly.
Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perhatian Pemkot Manado, khususnya Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, (AARS) atas digelarnya program strategis ini.
Imanuel mengajak para pemuda untuk memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal. “Mari manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan serta membuka peluang kerja di sektor pariwisata. Jadilah generasi muda Bunaken Kepulauan yang siap bersaing di tingkat internasional,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan tenaga kerja lokal di Bunaken tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang profesional dalam industri pariwisata bahari di daerah mereka sendiri. (nny)
